Tersiksa Nyeri Wajah Sebelah, Ini Penyebab dan Cara Pengobatannya

jawapos | Kesehatan | Published at Kamis, 14 Oktober 2021 - 11:55
Tersiksa Nyeri Wajah Sebelah, Ini Penyebab dan Cara Pengobatannya

JawaPos.com Pernahkah merasa nyeri wajah hanya sisi sebelah, baik kanan atau kiri? Hati-hati, itu bisa menjadi gejala penyakit trigeminal neuralgia. Rasa sakitnya sulit digambarkan. Ada yang mengatakan seperti tertusuk jarum, panas terbakar, kesetrum, tersayat-sayat, dan berbagai rasa nyeri menyiksa lainnya.

Serangan nyerinya sungguh tidak tertahankan hingga penderitanya kadang berteriak, berguling-guling kesakitan, menangis dan sampai tak mampu melakukan apa-apa. Nyeri wajah sebelah trigeminal neuralgia ini memiliki banyak julukan. Salah satunya suicide disease, karena tak jarang akan muncul keinginan bunuh diri akibat nyeri yang tak tertahankan.

Dokter Spesialis Bedah Saraf dari Klinik Utama DR Indrajana, dr. Mustaqim Prasetya, SpBS, FINPS dalam International Trigeminal Neuralgia Awareness Day menjelaskan neuralgia sendiri artinya adalah gangguan rasa sakit yang muncul akibat adanya masalah atau kerusakan sinyal saraf di sistem persarafan. Neuralgia ini bisa terjadi di semua bagian tubuh dan dapat menyebabkan nyeri ringan hingga berat sehingga dapat berdampak terhadap kualitas hidup penderitanya.

Sedangkan trigeminal merupakan saraf kranial kelima. Saraf ini seperti namanya memiliki 3 cabang. Ketiga cabang itu ada yang terkait area mata sekitarnya, yakni oftalmikus. Kemudian, ada yang mempersarafi pipi, bibir atas, hidung, rongga mulut merupakan cabang maksilaris. Cabang yang ketiga yakni mandibularis yang terkait otot pengunyah.

Karakter nyerinya biasanya hanya terjadi pada satu sisi wajah saja, sehingga dikenal dengan istilah nyeri wajah sebelah. Nyeri terjadi pada area yang dipersarafi oleh cabang saraf ini, bisa terasa pada satu cabang daerah persarafan atau lebih, kata dr. Mustaqim secara daring baru-baru ini.

Kapan Nyeri Muncul?

Nyeri wajah sebelah yang tak tertahankan ini bisa muncul saat penderitanya melakukan aktivitas harian yang seharusnya tak sebabkan nyeri. Misalnya makan, minum, berbicara, tertawa/tersenyum, menggosok gigi, membasuh atau menyentuh wajah, memakai make up, menyisir rambut, mencukur, terkena angin sepoi-sepoi, atau terkena hawa dingin atau AC.

Nah, bila penderitanya bercerita seperti ini, kemungkinan penyebabnya adalah trigeminal neuralgia karena aktivitas harian seperti itu, seharusnya tidak mengakibatkan nyeri pada wajah, jelasnya.

Penyebab

Serangan nyeri wajah sebelah akan timbul bila saraf trigeminus tertekan atau bergesekan dengan pembuluh darah yang ada di dekatnya. Setiap kali pembuluh darah berdenyut, saraf akan tertekan dan inilah pemicu nyeri yang paling hebat.

Gesekan atau tekanan terus menerus ini lama kelamaan akan menyebabkan kerusakan lapisan myelin yang berfungsi sebagai mantel pelindung saraf. Bila lapisan pelindung ini rusak, maka cetusan arus listrik pun bisa muncul sehingga penderita akan merasakan nyeri yang tertusuk, kesetrum, terbakar, tersayat, paparnya.

Tumor, kelainan pembuluh darah, perlengketan, dan masalah autoimun juga dapat menyebabkan nyeri wajah sebelah. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang radiologi, yaitu MRI, guna memastikan diagnosis dan menyingkirkan penyakit lain yang juga menyebabkan nyeri pada wajah selain trigeminal neuralgia. Misalnya sinusitis, cluster headache, glaukoma, migrain dan lainnya.

Pengobatan

Dokter akan menentukan langkah-langkah pengobatan bila dari hasil MRI menunjukkan diagnosis trigeminal neuralgia. Nyeri wajah sebelah yang satu ini biasanya tidak merespons atau tidak mempan dengan pemberian antinyeri biasa. Antiepilepsi biasanya seringkali diresepkan dokter sebagai langkah awal untuk membantu mengatasi nyeri tak tertahankan ini.

Ketika obat tidak membantu atau nyeri masih menetap, maka dokter akan menganjurkan langkah berikutnya untuk menyembuhkan nyeri akibat trigeminal neuralgia dengan metode PRFR atau Percutaneous Radio Frequency Rhizotomy. PRFR atau istilah lainnya radiofrekuensi ablasi dapat menjadi salah satu solusi pada nyeri wajah sebelah trigeminal neuralgia.

Teknologi PRFR ini memiliki tingkat keberhasilan yang cukup baik. Dan pada kebanyakan kasus pascatindakan pasien tidak perlu minum obat penghilang nyeri saraf lagi. Selain itu, teknologi radiofrekuensi ablasi ini dapat menjadi pilihan bagi penderita nyeri wajah sebelah yang enggan atau takut melakukan tindakan bedah setelah menimbang risiko operasi.

Tindakan PRFR atau radiofrekuensi ablasi merupakan salah satu bentuk interventional pain management (IPM) yang dilakukan dengan mengalirkan gelombang panas radiofrekuensi ke cabang saraf trigeminal sesuai dengan daerah wajah yang mengalami nyeri.

Pada radiofrekuensi ablasi, gelombang panas (thermal) yang dihasilkan arus listrik akan memblokir rasa nyeri agar tidak dialirkan melalui saraf ke otak sehingga penderitanya tidak lagi merasakan nyeri pada wajahnya.

Nyeri wajah sebelah trigeminal neuralgia bisa sembuh dengan PRFR. Teknologi ini dapat dilakukan pada kasus pasien yang tidak memungkinkan dilakukan operasi karena kondisinya tidak memungkinkan secara medis, pernah terapi bedah namun gagal dan pada kasus serangan nyeri akut yang hebat yang perlu penanganan segera, jelasnya.

Artikel Asli