Solusi Dokter untuk Mengatasi Anak yang Pilih-pilih Makanan

jawapos | Kesehatan | Published at Minggu, 10 Oktober 2021 - 12:47
Solusi Dokter untuk Mengatasi Anak yang Pilih-pilih Makanan

JawaPos.com Salah satu masalah yang sering sekali dihadapi orang tua dengan anak berusia batita atau di bawah 3 tahun adalah pilih-pilih makanan atau picky eater. Hal ini kerap membuat ibu pusing. Sebab buah hati masih membutuhkan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Bagaimana menghadapi anak yang tidak sekadar susah makan namun selalu pilih-pilih makanan?

Dokter spesialis anak dr. Herbowo Agung F. Soetomenggolo, Sp.A (K) dalam Instagram Live @teman_parenting pada menjelaskan, pilih-pilih makanan sebenarnya hal yang normal, dan terjadi juga pada orang dewasa. Namun, pada anak-anak yang baru mulai belajar makan, hal ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.

Ada banyak penyebab anak sulit makan, katanya baru-baru ini.

Menurut dr. Herbowo, pola makan saat hamil ikut memengaruhi kebiasaan makan anak. Sehingga hal itu menjadi contoh kebiasaan bagi anak.

Misalnya ibu hamil hanya mengonsumsi jenis makanan tertentu, maka si janin menjadi terbiasa hanya mengenali jenis makanan yang terbatas, katanya.

Ada hal lain yang memicu anak menjadi picky eater. Pertama, karakter anak memang keras, jadi hanya mau makan itu-itu saja. Kedua, pola pemberian makan dari orang tua yang tidak bervariasi. Ketiga, ada gangguan atau penyakit pada anak seperti alergi, dan yang lebih jarang adalah karena kondisi yang disebut sensory processing disorder, yakini gangguan input sensorik.

Misalnya anak terlalu jijik dengan makanan lembek, bahkan ada anak yang ketakutan dengan nasi, jelas dr. Herbowo.

Solusinya

Cara menghadapi anak picky eaters menurut dr. Herbowo adalah dengan sabar dan tidak lelah mengenalkan berbagai pilihan makanan baru, sejak anak MPASI. Dan orang tua jangan menyerah mengenalkan jenis makanan baru meskipun ditolak oleh anak.

Karana penelitian menunjukkan, dibutuhkan setidaknya 15 kali usaha sampai anak mau makan makanan baru tersebut, jelas dr. Herbowo.

Satu hal yang sangat penting dalam menghadapi anak yang piih-pilih makanan adalah, tidak membuat anak semakin stres. Makan adalah bagian dari proses belajar, sehingga menurut dr. Herbowo, harus dilakukan dengan suasana menyenangkan.

Biarkan meja makan berantakan saat si kecil makan, karena ia sedang belajar. Selain itu buat jadwal makan. Meskipun anak tidak menyentuh makanannya, usahakan ia mau duduk di meja makan saat jam makan. Kuncinya adalah sabar, dan selama diawasi dengan baik, lama-lama anak akan mau makan apapun yang kita hidangkan, katanya.

Artikel Asli