Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Pembatasan Buka Puasa Bersama dan Larang Open House

beritasatu | Kesehatan | Published at 05/05/2021 09:30
Mendagri Minta Kepala Daerah Lakukan Pembatasan Buka Puasa Bersama dan Larang <i>Open House</i>

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Gubernur, Bupati/Wali Kota se-Indonesia agar mengambil langkah-langkah untuk melakukan pembatasan buka puasa bersama dan pelarangan open house pada saat maupun pascalebaran.

Hal itu disampaikan Tito melalui Surat Edaran Nomor 800/2794/SJ tentang Pembatasan Kegiatan Buka Puasa Bersama pada Bulan Ramadan dan Pelarangan Open House/Halal bi Halal pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021, yang ditandatangani Mendagri pada Selasa (4/5/2021).

Surat Edaran dikeluarkan setelah mencermati terjadinya peningkatan kasus penularan Covid-19 khususnya pada perayaan Hari Raya Idulfitri 1441 H/Tahun 2020 yang lalu, serta pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021, sehingga kepala daerah perlu melakukan antisipasi pelaksanaan kegiatan selama Bulan Ramadan, dan menjelang perayaan, saat, maupun pasca Hari Raya Idulfitri.

“Diminta kepada Saudara Gubernur, Bupati/Wali Kota mengambil langkah-langkah sebagai berikut: melakukan pembatasan kegiatan buka puasa bersama, tidak melebihi dari jumlah keluarga inti ditambah 5 (lima) orang selama Bulan Ramadan 1442 H/Tahun 2021,” kata Tito dalam surat edaran tersebut.

Lalu Tito, masih dalam surat edaran itu, menginstruksikan kepada seluruh pejabat atau aparatur sipil negara (ASN) di daerah, dilarang melakukan open house /Halalbihalal dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021.

Dengan terbitnya Surat Edaran itu, maka Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait hal serupa, yang dikeluarkan pada 3 Mei 2021 dengan Nomor 450/2769/SJ dan Surat Edaran Nomor 800/2784/SJ pada tanggal 4 Mei 2021, dicabut dan dinyatakan tidak berlaku.

Artikel Asli