Vaksin Covid-19 Menyebabkan Stroke?

Infografis | katadata.co.id | Published at Rabu, 06 Oktober 2021 - 15:15
Vaksin Covid-19 Menyebabkan Stroke?

Komedian Tukul Arwana mengalami pecah pembuluh darah yang mengakibatkan stroke beberapa hari setelah vaksinasi Covid-19. Hal ini menimbulkan pertanyaan di masyarakat mengenai efek samping vaksin yang menyebabkan stroke.

Tim peneliti di Universitas Oxford, Inggris melakukan kajian terhadap dampak vaksin Covid-19 terhadap gangguan pendarahan. Penelitian dilakukan pada 1 Desember 2020 hingga 24 April 2021 yang melibatkan sekitar 30 juta orang.

Tujuan penelitian tersebut untuk menilai hubungan antara vaksin covid-19 dan risiko trombositopenia dan kejadian tromboemboli di Inggris pada orang dewasa. Hasilnya, memang terdapat risiko setelah pasien melakukan vaksinasi.

Sebanyak 143 orang menderita stroke iskemik setelah disuntik Pfizer. Kemudian, sebanyak 107 orang menderita trombositopenia, 66 orang tromboemboli, dan 7 orang menderita cerebral venous sinus thrombosis (CVST) setelah menerima vaksin AstraZeneca.

Kendati demikian, risiko tersebut jauh lebih rendah dibandingkan potensi terkena stroke jika tidak mendapatkan vaksinasi lalu terinfeksi Covid-19. Penelitian itu menemukan sebanyak 934 orang menderita trombositopenia, 12.614 tromboemboli, 20 orang CVST, dan 1.699 mengalami stroke iskemik setelah terinfeksi Covid-19.

Atas dasar itu, tim peneliti menyimpulkan jika risiko stroke yang ditimbulkan oleh vaksin Covid-19 lebih rendah dibandingkan jika tidak disuntik vaksin lalu terkena Covid-19. Di samping itu, penderita yang memiliki risiko stroke pun diperbolehkan untuk vaksinasi dengan berkonsultasi terlebih dahulu.

Melakukan vaksin Covid-19 merupakan cara terbaik untuk melindungi yang paling rentan, menyelamatkan puluhan ribu nyawa. Maka dari itu, Asosiasi Stroke mendorong semua orang untuk melakukan vaksinasi, tulis Stroke Association dalam situsnya, 10 Agustus 2021.

Artikel Asli