Kombinasi Vaksin untuk Lawan Varian Baru Covid-19

katadata.co.id | Infografis | Published at 22/07/2021 08:17
Kombinasi Vaksin untuk Lawan Varian Baru Covid-19

Munculnya varian baru virus corona seperti Delta, membuat sejumlah negara mempertimbangkan untuk mengombinasikan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua dengan merek berbeda. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kombinasi vaksin corona dianggap ampuh efektivitasnya untuk menangkal virus. (Baca: Mengapa Keparahan Gelombang Baru Covid-19 Tak Merata di Dunia?)

Para peneliti di Universitas Oxford, Inggris melalui penelitian yang disebut Com-Cov menyebutkan bahwa hasil kombinasi AstraZeneca sebagai dosis pertama dan Pfizer untuk yang kedua terbukti memberi perlindungan maksimal. Tubuh para sukarelawan pun membentuk antibodi dan sel T untuk membunuh virus corona.

Adapun Pemerintah Thailand mendukung rencana untuk mengombinasikan dosis pertama Sinovac dan dosis kedua AstraZeneca. Studi Universitas Chulalongkorn di Thailand menunjukkan, kombinasi vaksin corona tersebut efektivitasnya delapan kali lebih kuat dibandingkan hanya dua dosis Sinovac.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempertimbangkan untuk mengombinasikan vaksin Covid-19. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikinmengklaim, kombinasi vaksin Covid-19 merekSinovacdan Modernadapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap mutasi varian virus corona. Ia menyebut langkah ini telah disetujui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sertaIndonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

(Baca: Gunung Es Ledakan Kasus Covid-19 Indonesia, Apa Faktornya?)

Meski demikian, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengingatkan tentang bahaya pencampuran berbagai merk jenis vaksin. Sebab, hingga saat in, belum ada hasil penelitian yang dirilis secara khusus tentang pencampuran kedua jenis vaksin serta dampaknya bagi kesehatan.

Artikel Asli