Inovasi Sepak Bola! Wasit Ganti Kartu Kuning dan Merah dengan Alat Elektronik Mirip Ponsel
MONTEVIDEO, iNews.id - Kartu kuning dan kartu merah tradisional mulai diuji dengan perangkat elektronik mirip ponsel dalam pertandingan sepak bola di Uruguay. Uji coba inovasi tersebut berlangsung pada 15 Oktober 2026, saat Nacional menang 3-0 atas Rentistas dalam ajang Copa AUF Uruguay.
Perangkat elektronik itu dirancang untuk membantu wasit memberikan sanksi kepada pemain sekaligus mencatat berbagai kejadian penting selama pertandingan. Bentuknya menyerupai ponsel dengan tombol terpisah untuk menampilkan kartu kuning dan kartu merah.
Penggunaan perangkat ini menjadi pendekatan baru dalam pencatatan pertandingan. Wasit tidak hanya dapat menunjukkan kartu melalui alat tersebut, tetapi juga merekam berbagai peristiwa yang terjadi di lapangan secara langsung.
Informasi yang dicatat mencakup kartu kuning, kartu merah, gol, pergantian pemain, penalti, serta kejadian pertandingan lainnya. Data tersebut kemudian dikirimkan ke sistem COMET milik Asosiasi Sepak Bola Uruguay.
Sistem ini dikembangkan untuk menyederhanakan pekerjaan administratif wasit. Selama ini, pencatatan kejadian pertandingan perlu dilakukan dan kemudian dipindahkan ke laporan resmi. Dengan perangkat elektronik, informasi dapat dimasukkan ketika insiden berlangsung.
Cara kerja tersebut diharapkan membuat penyusunan laporan pertandingan menjadi lebih efisien. Wasit dapat mencatat kejadian secara langsung tanpa harus mengandalkan pencatatan manual yang kemudian perlu ditransfer ke sistem.
Keunggulan lainnya, perangkat tersebut dapat mengirimkan data tanpa memerlukan koneksi Wi-Fi. Kemampuan ini menjadi bagian penting dari pengujian sistem untuk mendukung pencatatan pertandingan secara langsung.
Visibilitas Kartu Elektronik Masih Jadi Kendala
Meski menawarkan kemudahan pencatatan, penggunaan kartu elektronik tersebut masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satu persoalan utama adalah tingkat keterlihatan warna kartu dari berbagai sudut stadion.
Dalam uji coba, warna kartu sulit dikenali oleh penonton dari beberapa bagian stadion. Kondisi ini menjadi perhatian karena kartu kuning dan merah harus terlihat jelas agar keputusan wasit dapat dipahami oleh pemain, ofisial, dan penonton.
Masalah keterlihatan serupa juga ditemukan dalam uji coba sebelumnya. Faktor pencahayaan memengaruhi seberapa jelas warna kartu terlihat, sehingga teknologi tersebut masih membutuhkan penyempurnaan.
Kejelasan tampilan menjadi salah satu faktor penentu sebelum perangkat ini dapat digunakan secara lebih luas. Selain mampu mencatat data dengan cepat, alat tersebut harus tetap menjalankan fungsi utama kartu, yakni memperlihatkan keputusan disipliner wasit secara jelas di lapangan.
Untuk saat ini, sistem kartu elektronik tersebut masih berada dalam tahap pengujian. Belum ada kepastian mengenai penerapan secara luas, karena pengembangannya masih bergantung pada kemampuan mengatasi persoalan visibilitas.
Uji coba di Uruguay memperlihatkan bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pekerjaan wasit, terutama dalam pencatatan kejadian pertandingan.
Namun, sebelum menggantikan kartu kuning dan merah konvensional, perangkat ini masih perlu membuktikan efektivitasnya dalam kondisi pertandingan yang berbeda.









