Dasco: Presiden Belum akan Ganti Panglima TNI

Dasco: Presiden Belum akan Ganti Panglima TNI

Berita Utama | inews | Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:38
share

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan DPR belum menerima surat presiden (surpres) terkait pergantian Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI). Pernyataan tersebut sekaligus merespons isu mengenai adanya surpres pergantian Panglima TNI yang telah dilayangkan Presiden Prabowo Subianto kepada DPR.

"Pada hari ini saya sampaikan bahwa DPR RI belum menerima surpres tentang pergantian Panglima TNI," kata Dasco saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/10/2026).

Dasco bahkan mengaku mendapat informasi Prabowo belum berencana mengganti Panglima TNI.

"Menurut informasi yang kami dapat bahwa presiden belum akan mengganti Panglima TNI," tutur Dasco.

Diketahui, Prabowo telah menunjuk Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri. Suyudi pun telah dilantik pada 1 Oktober 2026 lalu menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Usai pelantikan, Suyudi menegaskan komitmennya membawa Polri semakin dekat dengan masyarakat. Dia mengatakan langkah awal yang akan dilakukan adalah konsolidasi internal sekaligus melanjutkan berbagai program yang telah dijalankan pimpinan sebelumnya.

tentunya kami akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik, kemudian juga penegakan hukum yang adil, dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” ujar Suyudi di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Dia menambahkan, kedekatan polisi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Suyudi menegaskan, polisi harus hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan respons secara cepat.

“Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga dapat memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka Harkamtibmas (pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat),” kata dia.

Topik Menarik