Pakta Pertahanan Makkah: Turki-Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi Lawan Houthi

Pakta Pertahanan Makkah: Turki-Pakistan Segera Kirim Pasukan ke Saudi Lawan Houthi

Terkini | inews | Selasa, 6 Oktober 2026 - 08:39
share

RIYADH, iNews.id - Kelompok Houthi Yaman menjadi target pertama Pakta Pertahanan Makkah, aliansi keamanan yang dibentuk tiga negara, yakni Arab Saudi, Turki, dan Pakistan.

Dalam pertemuan Komite Politik dan Pertahanan Strategis di Kota Riyadh, Senin (5/10/2026), ketiga negara sepakat segera menerapkan komitmen pertahanan bersama dengan melakukan tindakan, termasuk mengerahkan pasukan serta kemampuan militer lainnya untuk membantu Arab Saudi menghadapi Yaman.

“Komite memutuskan segera melaksanakan komitmen pertahanan bersama secara praktis,” bunyi pernyataan bersama tiga negara, seperti dikutip dari Andolu, Selasa (6/10/2026).

Komite sepakat melakukan berbagai langkah untuk menyediakan pasukan dan kemampuan militer serta memastikan pengerahan cepat ke Arab Saudi.

Ketiga negara juga mengutuk keras serangan terhadap Dua Kota Suci, Makkah dan Madinah, oleh Houthi, serta serangan berkelanjutan terhadap kota-kota lainnya termasuk menargetkan fasilitas sipil dan ekonomi.

Pakistan dan Turki memuji kewaspadaan dan kesiapan Angkatan Bersenjata Saudi Arab Saudi serta profesionalisme dan kompetensi tingkat tinggi mereka dalam menanggulangi ancaman dan serangan dari Houthi.

Lebih lanjut komite menunjuk Letnan Jenderal (Purn) Nauman Mahmood dari Pakistan, sebagai sekretaris jenderal pertama aliansi. Dia akan menjabat selama 3 tahun.

Pakta Pertahanan Makkah diteken di Kota Suci Makkah pada 7 Agustus lalu. Mirip dengan alinasi pertahanan trans-lantik NATO, kesepakatan dalam pakta Makkah mengamanatkan serangan terhadap salah satu negara dianggap sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Topik Menarik