Viral Maulid Nabi di Jaksel Berujung Ricuh gegara Petasan, Pramono: Jangan Ganggu Ketertiban

Viral Maulid Nabi di Jaksel Berujung Ricuh gegara Petasan, Pramono: Jangan Ganggu Ketertiban

Terkini | inews | Senin, 5 Oktober 2026 - 13:22
share

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyoroti kericuhan dalam gelaran Maulid Nabi di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Diketahui, acara tersebut viral akibat penggunaan petasan hingga tengah malam.

Pramono menilai penggunaan petasan pada waktu tersebut tidak elok karena mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat sekitar. Dia pun meminta jajaran Pemprov Jakarta ikut menangani persoalan tersebut.

"Itu kan hampir jam 00.30 WIB malam, kurang lebih jam 02.00 WIB saya membaca itu, kemudian saya meminta pada jajaran Pemerintah DKI Jakarta untuk berperan. Karena bagaimanapun tidak tidak eloklah bahwa sudah jam 01.00 malam masih membunyikan petasan dan sebagainya," ujarnya pada wartawan, Senin (5/10/2026).

Dia mengatakan Pemprov Jakarta telah menginstruksikan jajaran terkait untuk turut menyelesaikan persoalan tersebut. Menurut dia, kegiatan tersebut sudah berdampak pada ketertiban warga.

"Kebetulan saya mengikuti begitu peristiwa terjadi, masyarakat, keluarga Ibu itu juga. Kebetulan anaknya Ibu tadi kan memang sensitif terhadap petasan dan sebagainya," tuturnya.

Pramono menuturkan warga di sekitar lokasi turut terganggu dengan suara petasan. Protes terutama datang dari ibu-ibu yang anaknya terbangun akibat suara petasan seperti terlihat dalam video yang beredar.

Dia meminta kegiatan masyarakat tetap memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan tidak mengganggu ketertiban, terutama saat berlangsung hingga malam hari.

"Saya minta ini mudah-mudahan tidak terulang kembali, kebetulan hadir dalam kesempatan ini ada Wali Kota Jakarta Timur dan Wali Kota Jakarta Selatan, hal yang berkaitan dengan itu kita batasi. Kalau memang masih jam sore monggo saja, tapi jangan kemudian mengganggu ketertiban masyarakat," katanya.

Topik Menarik