Shin Tae-yong Beri Kabar Positif jelang Persija Vs PSIM, The Jakmania Tersenyum
DEPOK, iNews.id - Persija Jakarta mendapat suntikan tenaga menjelang menghadapi PSIM Yogyakarta pada lanjutan Super League 2026-2027. Tiga pemain yang sebelumnya absen karena cedera, yakni Andritany Ardhiyasa, Kwon Chang-hoong, dan Dony Tri Pamungkas, kini telah pulih dan siap kembali mengikuti persiapan tim.
Pulihnya sejumlah pemain tersebut membuat pilihan skuad Persija semakin lengkap. Kondisi ini menjadi kabar positif bagi pelatih Shin Tae-yong yang tengah mempersiapkan Macan Kemayoran untuk melanjutkan tren kemenangan pada awal musim.
Persija dijadwalkan menjamu atau menghadapi PSIM Yogyakarta pada 10 Oktober 2026. Menjelang pertandingan tersebut, Shin mengungkapkan timnya akhirnya bisa menjalani persiapan dengan kondisi pemain yang jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Sekarang mereka hampir semuanya sudah pulih. Saya pikir untuk pertama kalinya sejak memasuki liga, kami dapat mempersiapkan pertandingan melawan PSIM Yogyakarta tanpa pemain yang cedera,” kata Shin Tae-yong dilansir dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Senin (5/10/2026).
Kembalinya Andritany, Kwon Chang-hoong, dan Dony Tri memberikan tambahan opsi bagi Shin dalam menyusun komposisi tim. Meski demikian, kesiapan masing-masing pemain tetap menjadi pertimbangan dalam menentukan susunan pemain untuk pertandingan berikutnya.
Persija Bidik Kemenangan Keempat Beruntun
Persija memiliki modal kuat setelah menyapu bersih tiga pertandingan awal dengan kemenangan. Macan Kemayoran menaklukkan Borneo FC dengan skor 1-0, mengalahkan Persib Bandung 2-1, kemudian menang 1-0 atas Java United FC.
Rentetan hasil tersebut menunjukkan Persija mampu menjaga konsistensi permainan pada awal kompetisi. Jika kembali menang atas PSIM, tim ibu kota berpeluang memperpanjang catatan kemenangan menjadi empat pertandingan beruntun.
Namun, Shin tidak ingin timnya terlena oleh hasil positif tersebut. Pelatih asal Korea Selatan itu masih menemukan sejumlah aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam organisasi pertahanan.
Dari tiga pertandingan yang sudah dimainkan, Persija mencatatkan dua kali nirbobol atau clean sheet. Satu-satunya gol yang bersarang ke gawang Macan Kemayoran terjadi ketika menghadapi Persib Bandung pada pekan kedua.
Meski hanya kebobolan sekali, Shin menilai lini belakang timnya masih memiliki celah yang harus segera ditutup. Dia ingin para pemain lebih disiplin dalam menjaga pertahanan agar lawan tidak mudah menciptakan peluang berbahaya.
Shin pun mengaku telah membicarakan persoalan tersebut secara langsung dengan sejumlah pemain. Evaluasi dilakukan agar kesalahan serupa tidak kembali terulang dalam pertandingan selanjutnya.
“Saya telah berbicara dengan banyak pemain terkait hal tersebut. Tentu selama pertandingan kebobolan itu bisa saja terjadi, tetapi sedapat mungkin kami tidak boleh kebobolan seperti itu. Saya langsung membicarakannya dengan para pemain kala itu,” jelas pelatih asal Korea Selatan itu.
Dengan kondisi skuad yang semakin lengkap, Persija kini memiliki kesempatan untuk mematangkan strategi sebelum meladeni PSIM Yogyakarta. Pemulihan pemain menjadi keuntungan tersendiri, tetapi pembenahan pertahanan tetap menjadi pekerjaan penting bagi Shin.
Persija pun mengincar kemenangan keempat secara beruntun untuk menjaga momentum di Super League 2026-2027. Tantangan berikutnya adalah memastikan lini belakang tampil lebih solid sekaligus mempertahankan ketajaman tim di hadapan lawan.










