Listyo Sigit Buka Suara soal Komjen Suyudi Gantikan Dirinya jadi Kapolri
JAKARTA, iNews.id — Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta dipadati oleh jajaran Menteri Kabinet Merah Putih, pimpinan lembaga, hingga pejabat tinggi negara pada Kamis (1/10/2026) siang. Kedatangan para tokoh ini berlangsung menjelang prosesi pelantikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) baru serta perombakan (reshuffle) posisi pejabat negara oleh Presiden Prabowo Subianto.
Di antara jajaran yang hadir, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo tampak tiba di lokasi jelang purna tugasnya sebagai Kapolri. Posisinya secara resmi digantikan oleh Komjen Pol. Suyudi Ario Seto yang telah disetujui DPR RI. Kepada awak media, Listyo Sigit mengungkapkan bahwa dirinya diamanahkan tugas baru sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP).
"Hari ini saya akan dilantik menjadi KSP. Tentu ini sebuah kehormatan bagi kita untuk bisa memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa," ujar Listyo Sigit di Istana Negara.
Lawan Hoaks dan Disinformasi, Pemerintah Perkuat Koordinasi 8.000 Humas Kementerian/Lembaga
Ia juga menyampaikan dukungannya terhadap Komjen Suyudi yang akan memimpin Korps Bhayangkara. "Saya kenal baik dengan beliau. Saya tahu integritas dan kinerjanya. Mudah-mudahan beliau dapat terus melanjutkan program-program Polri ke depan," tambahnya.
Sejumlah menteri dan pimpinan lembaga lainnya turut memadati area istana. Tampak hadir di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyambut positif pengangkatan Komjen Suyudi sebagai Kapolri baru. Ia menilai rekam jejak dan pengalaman Suyudi di bidang penegakan hukum dan pemberantasan narkotika menjadi modal kuat untuk menjaga stabilitas keamanan nasional.
"Pengalamannya baik, khususnya dalam menangani masalah narkotika. Harapan saya tentu Polri bisa semakin baik dan dapat terus menjaga situasi keamanan, ketertiban masyarakat, serta stabilitas nasional agar pembangunan berjalan lancar," tutur Tito.
Sementara itu, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi adanya tugas baru yang diamanahkan Presiden kepadanya, meski masih enggan merinci portofolio kementerian secara detail sebelum pelantikan usai.
"Memang saya dapat telepon dari Pak Seskab untuk jadi Menko merangkap Menteri ESDM. Nanti setelah pelantikan baru saya berikan keterangan pers secara lengkap," kata Bahlil singkat.
Prosesi pelantikan digelar usai DPR RI menyetujui secara aklamasi pengangkatan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam rapat pleno yang berlangsung pada Kamis pagi. Selain pelantikan Kapolri dan pergeseran jabatan KSP, agenda di Istana Kepresidenan juga mencakup pengisian posisi strategi lainnya di lingkungan pemerintahan.









