Dokter Richard Lee Makin Kurus gegara Kasus Hukum Melawan Doktif, Ini Fotonya

Dokter Richard Lee Makin Kurus gegara Kasus Hukum Melawan Doktif, Ini Fotonya

Seleb | inews | Jum'at, 25 September 2026 - 17:22
share

TANGERANG, iNews.id - Penampilan dokter Richard Lee kembali menjadi perhatian saat menghadiri persidangan kasus hukumnya dengan Dokter Detektif alias Doktif di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang, Kamis (24/9/2026).

Di tengah proses hukum yang masih bergulir, Dokter Richard Lee terlihat mengenakan kemeja putih saat menjalani persidangan. Penampilannya tersebut kemudian membuat sejumlah netizen salah fokus dan menyoroti perubahan bentuk tubuhnya yang dinilai terlihat semakin kurus.

Persidangan pada Kamis (24/9) menghadirkan dokter Janet Aprilia Stanzah sebagai saksi yang meringankan Richard Lee. Dokter Janet memberikan sejumlah keterangan mengenai sosok Doktif yang dikenalnya sejak masih menggunakan nama dr. Amira.

Janet mengaku telah mengenal Amira sejak 2012 ketika keduanya aktif di Perhimpunan Dokter Estetik Indonesia (Perdesti) DKI Jakarta. Janet bahkan pernah memimpin organisasi tersebut selama 11 tahun.

Di hadapan majelis hakim, dr Janet menyebut Amira sebenarnya merupakan sosok yang baik dan ramah ketika bergaul. Namun, menurut dia, Amira memiliki karakter yang keras dan dominan ketika terlibat dalam perdebatan.

"Waktu bergaul dengan saya, jujur sebenarnya dr. Amira itu orang baik. Cuma memang karakter beliau kan ya rame begitu kan, kalau ngomong suaranya kencang, rame, enggak mau kalah," ujar Janet dalam persidangan.

Dokter Janet kemudian mengungkap dinamika yang pernah terjadi dalam grup percakapan para dokter kecantikan. Dia menyebut Amira kerap bersikeras mempertahankan pendapatnya dan beberapa kali mengancam membawa persoalan ke polisi maupun pengacara.

"Enggak mau kalah, pokoknya maunya menang sendiri. Kalau dengan teman-teman grup kalau berantem maunya ngancam-ngancam ke polisi, ngancam-ngancam ke pengacara," katanya.

Menurut dr Janet, situasi tersebut bahkan membuat sejumlah anggota grup menghubunginya secara pribadi untuk meminta perhatian atas percakapan yang berlangsung.

Sebagai pimpinan organisasi kala itu, dr Janet mengaku berusaha menengahi persoalan tersebut. Dia mengingatkan para dokter agar menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan dan tetap memegang kode etik profesi.

"Saya ingatkan beliau, 'Dok, kita ini kan sejawat, kita ini kan disumpah satu keluarga, itu kan sumpah etika. Kalau ada apa-apa selesaikanlah dengan musyawarah, jangan dikit-dikit lapor polisi, jangan dikit-dikit lapor pengacara'," tutur dr Janet.

Perselisihan tersebut kemudian disebut memuncak ketika Amira mengunggah kritik bernuansa politik mengenai penanganan pandemi Covid-19 di dalam grup profesi.

Dokter Janet mengatakan grup tersebut memiliki aturan yang melarang pembahasan politik, SARA, hoaks, dan ujaran kebencian. Dia menyebut Amira akhirnya memilih keluar dari grup tersebut.

"Di grup WhatsApp tidak boleh bicara tentang SARA, tidak boleh ujaran kebencian, hoaks, dan politik. Tapi waktu itu Amira enggak saya keluarkan, tapi dia left sendiri," ucapnya.

Selain kesaksian dr Janet, persidangan 24 September 2026 juga menjadi sorotan karena tim hukum Richard Lee menyampaikan sejumlah keterangan mengenai asal barang bukti yang dibeli Doktif. Kuasa hukum Richard, Faizal Hafied, menyebut barang tersebut dibeli melalui pihak ketiga bernama Armand yang menurutnya tidak memiliki hubungan kerja dengan dr Richard Lee.

Perkara dr Richard Lee masih berproses di PN Tangerang. Sebelumnya, majelis hakim menolak eksepsi dr Richard Lee dan memutuskan perkara dengan nomor 998/Pid.Sus/2026/PN Tangerang tetap dilanjutkan ke tahap pembuktian.

Sementara itu, sorotan netizen terhadap penampilan Dokter Richard Lee menjadi perhatian tersendiri di tengah persidangan. Perubahan fisik tersebut terlihat dari foto-foto Richard saat mengikuti agenda persidangan, meski penyebabnya belum diketahui secara pasti.

Topik Menarik