Korut Sukses Uji Coba Rudal Baru, Kim Jong Un: Musuh Bisa Sakit Kepala!

Korut Sukses Uji Coba Rudal Baru, Kim Jong Un: Musuh Bisa Sakit Kepala!

Terkini | inews | Kamis, 24 September 2026 - 14:48
share

SEOUL, iNews.id - Korea Utara (Korut) sukses menguji coba sistem persenjataan baru yang diklaim mengusung teknologi ultra-modern. Pemimpin Korut Kim Jong Un yang memantau langsung uji coba tersebut menyebutnya sebagai demonstrasi teknologi pertahanan paling canggih negaranya.

Kim bahkan melontarkan peringatan keras kepada musuh setelah uji coba yang dilakukan pada Minggu (20/9/2026) itu. Dia mengatakan perkembangan teknologi militer Korut bisa membuat musuh "sakit kepala" dan menghadirkan pukulan yang sulit dihindari.

"Kenyataan ini bisa membuat musuh menderita sakit kepala yang tidak bisa disembuhkan dan pukulan sangat kejam dan tidak bisa dihindari," kata Kim, seperti dilaporkan kantor berita KCNA, Selasa (22/9/2026).

Badan Rudal Umum Korea Utara disebut menguji sistem senjata baru tersebut tanpa menimbulkan dampak negatif terhadap keamanan negara-negara tetangga. Kim menilai keberhasilan uji coba menunjukkan kemajuan signifikan Korut dalam memperkuat kesiapan tempur dan kemampuan militernya.

Dia juga menegaskan bahwa musuh perlu mengetahui pencapaian terbaru Korut di bidang militer, termasuk perkembangan teknologi persenjataan yang dapat meningkatkan kemampuan negara tersebut untuk berperang.

KCNA tidak memberikan penjelasan rinci mengenai jenis senjata baru yang diuji. Namun, sejumlah foto yang dirilis media pemerintah menunjukkan Kim bersama putrinya yang masih remaja, Kim Ju Ae, memeriksa layar yang menampilkan peta pantai timur Korea Utara serta lintasan penerbangan rudal Hwasongpho-11-ma-1.

Senjata tersebut kemungkinan merupakan bagian dari seri rudal balistik jarak pendek yang tengah dikembangkan dan ditingkatkan oleh Korut.

Portal berita Korea Utara berbasis di Korea Selatan, NK News, melaporkan senjata yang diuji tampaknya merupakan varian yang telah diperbarui dan dilengkapi kendaraan luncur hipersonik.

Kendaraan luncur hipersonik memungkinkan hulu ledak bermanuver selama penerbangan sehingga berpotensi menyulitkan sistem pertahanan rudal lawan. Kendaraan tersebut juga dapat diluncurkan sebagian ke orbit sebelum kembali menuju target.

Pengembangan rudal hipersonik merupakan salah satu proyek persenjataan yang diperintahkan Kim Jong Un untuk dikembangkan. Senjata tersebut disebut-sebut diarahkan agar mampu membawa hulu ledak nuklir.

Sebelumnya, militer Korea Selatan menyatakan Korut menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke lepas pantai timurnya. Uji coba itu dilakukan beberapa hari setelah Pyongyang menuduh Amerika Serikat (AS) meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea melalui serangkaian latihan militer.

Topik Menarik