Leo/Daniel Bidik Kebangkitan di Asian Games 2026, Kegagalan Hangzhou Jadi Pelajaran
CHOFU, iNews.id - Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin membawa misi berbeda pada Asian Games 2026 setelah kegagalan mereka di edisi sebelumnya menjadi pelajaran penting.
Ganda putra Indonesia tersebut akan menjalani Asian Games kedua dalam karier mereka. Pada Asian Games Hangzhou 2022, Leo/Daniel hanya mampu melangkah hingga babak 16 besar.
Kini, keduanya bertekad tampil lebih berani di Nagoya dan memberikan hasil terbaik untuk Indonesia. Persiapan pun terus dilakukan bersama tim bulutangkis Indonesia di NTT Central Training Center, Chofu, Tokyo.
Arena tersebut merupakan markas klub bulutangkis Jepang, NTT East. Leo/Daniel memanfaatkan masa persiapan untuk menjaga kondisi sekaligus membangun kekompakan bersama para pemain dan tim pelatih.
Daniel menilai program latihan yang dijalani di Jepang masih berjalan sesuai pola yang mereka lakukan sebelumnya di Indonesia. Dia juga merasakan suasana positif selama menjalani pemusatan latihan.
"Hari ini latihannya cukup baik, programnya masih maintain latihan kami yang di Indonesia kemarin. Suasana di sini enak dan kebersamaan timnya mulai terbangun. Semoga terus positif dari hari ke hari," ungkap Daniel dalam keterangannya.
Leo pun menegaskan kegagalan di Asian Games Hangzhou tidak ingin kembali terjadi. Dia bersama Daniel akan berusaha memperbaiki kesalahan yang pernah dilakukan agar bisa tampil lebih baik pada Asian Games 2026.
"Kegagalan di Asian Games Hangzhou, kami jadikan pelajaran dan pengalaman. Kami harus perbaiki kesalahan, jangan diulangi lagi. Di Nagoya nanti kami harus tampil lebih berani," timpal Leo.
Leo/Daniel juga datang dengan tambahan kepercayaan diri. Sebelumnya, mereka berhasil mengalahkan ganda putra nomor satu dunia asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, pada babak pertama China Masters.
Hasil tersebut menjadi modal penting bagi Leo/Daniel sebelum menghadapi persaingan di Asian Games 2026. Kemenangan atas pasangan papan atas dunia menunjukkan mereka memiliki kemampuan untuk bersaing dengan ganda elite.
Namun, Leo/Daniel tidak ingin terlena hanya karena pernah menundukkan Kim/Seo. Mereka menyadari persaingan di Asian Games 2026 akan menghadirkan banyak pasangan tangguh.
Juara Thailand Open 2026 itu pun menilai kewaspadaan harus dijaga sejak pertandingan pertama. Setiap lawan memiliki kekuatan berbeda sehingga persiapan dan konsistensi menjadi bagian penting dari perjuangan mereka.
Asian Games 2026 akhirnya menjadi kesempatan bagi Leo/Daniel untuk memperbaiki catatan mereka di ajang olahraga terbesar Asia tersebut. Pengalaman dari Hangzhou, kemenangan atas ganda nomor satu dunia, serta persiapan di Jepang menjadi bekal menuju persaingan di Nagoya.










