Jadi Pasangan Dadakan di Asian Games 2026, Joaquin/Fadia Pilih Enjoy dan Bidik Medali
JAKARTA, iNews.id - Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi pasangan dadakan yang siap membawa nama Indonesia di nomor ganda campuran Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Kejutan muncul dalam daftar skuad bulu tangkis Indonesia untuk Asian Games 2026. Nikolaus Joaquin yang selama ini dikenal sebagai pemain ganda putra serta Siti Fadia Silva Ramadhanti yang berstatus spesialis ganda putri justru akan berduet di nomor ganda campuran.
Joaquin saat ini merupakan pasangan Raymond Indra di sektor ganda putra. Sementara itu, Fadia menjalani persaingan di ganda putri bersama Amallia Cahaya Pratiwi. Namun, nama kedua pemain tersebut masuk ke skuad Asian Games 2026 tanpa pasangan masing-masing.
Keduanya diproyeksikan tampil pada kategori individu nomor ganda campuran. Joaquin/Fadia akan menemani pasangan Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah yang juga menjadi wakil Indonesia di sektor tersebut.
Hasil 16 Besar BWF World Championships 2026: Putri KW Terhenti Usai Takluk dari Line Christophersen
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Eng Hian, sebelumnya menjelaskan alasan Joaquin dan Fadia masuk dalam skuad Asian Games 2026. Keduanya dibutuhkan untuk memperkuat nomor beregu putra dan putri, sedangkan slot ganda campuran yang tersedia kemudian diisi oleh Joaquin/Fadia.
"Awalnya memang kita kan fokusnya beregu dan kebetulan slot mixed-nya kosong satu, ya kami mengisi. Melihat kosongnya saja sih. Kan ada Mas Daniel/Leo (di ganda putra), sisa saya. Terus Kak Fadia sendiri, ya partner," ujar Joaquin kepada wartawan di Pelatnas PBSI Cipayung, dikutip Jumat (11/9/2026).
Joaquin dan Fadia pun tidak langsung membebani diri dengan target besar di nomor ganda campuran. Fokus utama mereka terlebih dahulu tertuju pada nomor beregu karena kedua pemain juga memiliki peran penting untuk tim masing-masing.
"Kan kita fokus di beregu dulu. Karena Joa dan saya dibutuhkan tim (beregu) juga. Joa sudah dikasih tahu Coach Antonius (Budi Ariantho), saya juga dikasih tahu Kak Karel (Mainaky). Jadi buat berangkat fokus beregu dulu, baru setelah itu persiapan individu," kata Fadia.
Meski baru dipasangkan untuk Asian Games 2026, Fadia menilai chemistry dengan Joaquin tidak menjadi persoalan. Dia melihat semangat yang dimiliki keduanya menjadi modal untuk menjalani tantangan baru tersebut.
"Chemistry aman, karena Joa juga semangat dan saya keikut juga," tutur Fadia.
Joaquin juga memilih pendekatan santai untuk menghadapi debutnya bersama Fadia sebagai pasangan dadakan. Pemain ganda putra tersebut tidak ingin memberikan tekanan berlebihan dan lebih memilih menikmati kesempatan yang diberikan kepadanya.
"Kalau saya sendiri enjoy saja, maksimalkan saja kesempatan yang diberikan," ujar Joaquin.
Soal target, Joaquin/Fadia tetap menyimpan ambisi untuk memberikan hasil terbaik bagi Indonesia. Fadia berharap duet dadakan tersebut mampu membawa pulang medali dari Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
"Jadi kesempatan buat kita, ya mungkin ini jadi tanggung jawab baru juga. Mudah-mudahan kita bisa bawa pulang medali," ucap Fadia.
Namun, Joaquin/Fadia belum ingin memikirkan terlalu jauh mengenai peluang mereka menghadapi lawan-lawan di nomor ganda campuran. Keduanya ingin membangun chemistry terlebih dahulu sebelum berbicara lebih jauh mengenai persaingan.
"Kalau peluang sih enggak mikirin ke sana, yang penting saya sama Kak Fadia secara chemistry kami lebih fokus berdua dulu, baru pikirin lawannya," tutup Joaquin.










