Wah, AS Tembakkan 80 Rudal Patriot Hanya untuk Cegat Satu Gelombang Serangan Iran

Wah, AS Tembakkan 80 Rudal Patriot Hanya untuk Cegat Satu Gelombang Serangan Iran

Terkini | inews | Rabu, 2 September 2026 - 12:30
share

WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) dilaporkan menggunakan lebih dari 80 rudal pertahanan Patriot untuk menangkis satu gelombang serangan rudal Iran. 

Momen itu terjadi saat Iran menyerang pangkalan militer AS di Yordania pada Senin (31/8/2026) dini hari. Iran menyerang fasilitas militer AS sebagai pembalasan atas gempuran terhadap Pulau Larak di Selat Hormuz beberapa jam sebelumnya.

Majalah militer Military Watch, mengutip keterangan sumber pejabat AS, melaporkan jumlah rudal Patriot yang ditembakkan itu setara dengan 10 persen lebih dari total persediaan proyeltil yang sama di kawasan.

Untuk mencegat satu rudal balistik Iran, militer AS meluncurkan sekitar empat rudal pencegat yang dikirim dari Ansbach, Jerman. 

Disebutkan pula, harga satu rudal Patriot empat hingga lima kali lebih mahal daripada rudal satu balistik Iran.

Tampaknya Iran menerapkan taktik baru yang tujuannya bukan hanya menghancurkan target militer, tapi menguras habis persediaan rudal pertahanan AS. 

Serangan Iran juga bertujuan melemahkan pertahanan udara AS, bahkan sekalipun rudal balistiknya tidak mencapai sasaran pangkalan militer AS.

Selama 5 hari pertama perang pada 28 Februari, AS dilaporkan menembakkan lebih dari 800 rudal pencegat untuk menangkis serangan balasan Iran.

Kemudian pada Juli muncul laporan persediaan rudal pecegat AS berkurang menjadi 25 persen dari level yang penting menurut Departemen Pertahanan. 

Di tengah kekurangan tersebut, AS terpaksa mencari rudal tambahan dari luar negeri, menghentikan pasokan kepada negara-negara sekutu, dan memindahkan sistem pertahanan udara dari kawasan lain.

Topik Menarik