Mundur, Menteri Angkatan Darat AS Ngeluh Menhan Hegseth Gemar Pecati Para Jenderal
WASHINGTON, iNews.id - Menteri Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) Dan Driscoll mengundurkan diri setelah terlibat cekcok dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth. Driscoll dilaporkan mengeluhkan kebijakan Hegseth yang memecat sejumlah pemimpin militer berpengalaman atau tidak memberikan promosi.
Driscoll mengirim surat pengunduran diri kepada Presiden AS Donald Trump pada Senin (31/8/2026). Perselisihan dengan Hegseth disebut telah berlangsung selama beberapa bulan dan dipicu perbedaan pandangan mengenai masa depan Angkatan Darat AS serta pemecatan sejumlah perwira senior.
Menurut laporan The Atlantic, Driscoll bahkan menyampaikan kekhawatirannya mengenai kondisi dan masa depan Angkatan Darat AS secara langsung kepada Trump. Langkah tersebut menunjukkan seriusnya keretakan internal yang terjadi di Pentagon.
Trump terkejut setelah Driscoll mengungkap banyak pemimpin militer berpengalaman telah dipecat atau tidak dipromosikan selama masa jabatan Hegseth. Driscoll menilai kondisi tersebut dapat menghambat transformasi Angkatan Darat AS karena semakin banyak komandan senior yang meninggalkan institusi tersebut.
Driscoll bahkan menyebut Angkatan Darat AS kini memiliki lebih sedikit jenderal dibandingkan periode mana pun dalam sejarah AS. Kekhawatiran tersebut menjadi salah satu persoalan yang disampaikannya kepada Trump sebelum memutuskan meninggalkan jabatannya.
Gedung Putih kemudian mengonfirmasi pengunduran diri Driscoll. Juru Bicara Gedung Putih Anna Kelly memuji kinerja Driscoll selama menjabat sebagai menteri.
“Menteri Driscoll sangat efektif dalam memajukan agenda Presiden Trump 'Membuat Amerika Hebat Kembali' di Departemen Angkatan Darat, dengan menunjukkan kepemimpinan luar biasa selama operasi militer bersejarah,” kata Kelly, seperti dikutip dari Anadolu, Selasa (1/9/2026).
“Angkatan Darat AS lebih kuat daripada sebelumnya berkat kerja samanya dengan Panglima Tertinggi,” lanjutnya, merujuk kepada Trump.
Kepergian Driscoll membuat situasi kepemimpinan Angkatan Darat AS semakin rumit. Pasalnya, setelah pengunduran dirinya, tidak ada pemimpin sipil maupun militer di Angkatan Darat yang telah memperoleh persetujuan Senat.
Jenderal Christopher LaNeVe saat ini menjabat sebagai komandan Angkatan Darat sementara. Dia menduduki posisi tersebut setelah Hegseth memecat pendahulunya, Jenderal Randy George.
Perselisihan Driscoll dan Hegseth disebut antara lain berakar dari dugaan upaya Hegseth mengeluarkan empat perwira dari daftar promosi. Keempat perwira tersebut terdiri atas dua personel kulit hitam dan dua perempuan.
Driscoll menolak rencana tersebut. Perbedaan sikap itu kemudian memperuncing hubungan keduanya di tengah perdebatan mengenai arah kebijakan dan kepemimpinan Angkatan Darat AS.
Meski hubungan dengan Hegseth memburuk, Driscoll diketahui memiliki hubungan dekat dengan Wakil Presiden JD Vance. Kedekatan tersebut sebelumnya disebut membuat posisi Driscoll relatif aman di pemerintahan Trump.










