Jenazah Sutradara Eugene Panji Akan Dikremasi Besok di Rumah Duka Carolus
JAKARTA, iNews.id – Jenazah sutradara Eugene Panji saat ini masih disemayamkan di Rumah Duka Carolus, Jakarta. Prosesi perpisahan terakhir untuk mendiang sineas tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis (27/8/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima iNews.id, jenazah Eugene Panji disemayamkan di Lantai 8, Ruangan Mikael E Rumah Duka Carolus.
Sementara itu, prosesi kremasi akan dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026. Kremasi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB di Krematorium Rumah Duka Carolus Lantai R.
Kabar meninggalnya Eugene Panji sebelumnya membawa duka bagi keluarga dan industri kreatif Tanah Air. Sang sutradara mengembuskan napas terakhir pada Selasa (25/8/2026) di RS Siloam Puri Cinere, Depok, Jawa Barat, dalam usia 52 tahun.
Kepergian Eugene Panji meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Mendiang meninggalkan sang istri, Meilany Adolfin, serta dua orang anak, yakni Eugene De Moby Montaro dan Eugenea De Sade Basia.
Semasa hidupnya, Eugene Panji dikenal sebagai salah satu sineas yang memiliki perjalanan panjang di industri kreatif Indonesia. Ia tidak hanya berkarya sebagai sutradara film, tetapi juga dikenal lewat kiprahnya menggarap video musik dan berbagai karya visual.
Eugene memulai kiprahnya sebagai sutradara video klip sebelum kemudian melebarkan sayap ke layar lebar. Ia tercatat pernah menggarap video musik sejumlah musisi Tanah Air.
Di dunia film, Eugene Panji mengawali debut penyutradaraannya melalui Cita-Citaku Setinggi Tanah yang dirilis pada 2012.
Setelah itu, sejumlah film turut lahir dari tangan dinginnya, termasuk Naura & Genk Juara the Movie (2017), 22 Menit (2018), serta Bangsatnya Cinta Pertama (2023).
Karya-karya tersebut menjadi bagian dari jejak panjang Eugene Panji di industri perfilman Indonesia.








