Tak Hanya Bakar Lemak, 3 Gerakan Latihan Perut Ini Bisa Bantu Lancarkan Pencernaan

Tak Hanya Bakar Lemak, 3 Gerakan Latihan Perut Ini Bisa Bantu Lancarkan Pencernaan

Gaya Hidup | inews | Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:39
share

JAKARTA, iNews.id - Latihan otot perut tidak selalu harus dilakukan dengan gerakan crunch atau berbaring di lantai. Ada sejumlah gerakan sederhana yang bisa dilakukan sambil berdiri dan ternyata dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan.

Dikutip dari Verywell Health, latihan otot perut sambil berdiri dapat membantu meningkatkan pergerakan saluran pencernaan atau gastrointestinal motility. Kondisi tersebut dapat mendukung proses pencernaan makanan, membuat buang air besar lebih teratur, sekaligus membantu mengurangi sembelit.

Otot core sendiri tidak hanya terdiri dari otot perut. Kelompok otot ini juga mencakup otot di sekitar tulang belakang, pinggul, dan panggul.

Ketika otot-otot tersebut dilatih, aktivitas saluran pencernaan juga dapat ikut terstimulasi. Gastroenterolog Susan Kais mengatakan, beberapa menit latihan perut sambil berdiri yang ditambah dengan berjalan cepat sekitar 15 menit setiap hari dapat membantu meningkatkan pergerakan saluran pencernaan.

Berikut tiga gerakan sederhana yang dapat dilakukan tanpa alat dan tidak membutuhkan banyak ruang:

1. Peregangan Tangan ke Atas

Berdiri dengan kedua kaki menapak kuat di lantai. Kencangkan otot perut, kemudian angkat kedua tangan ke atas kepala.

Gerakan sederhana ini dapat membantu melatih otot core sekaligus menjadi bagian dari aktivitas fisik ringan yang mendukung kesehatan pencernaan.

2. Peregangan ke Kanan dan Kiri

Berdiri tegak dengan kedua tangan berada di atas kepala. Pegang pergelangan tangan kiri menggunakan tangan kanan, kemudian miringkan tubuh ke arah kanan sambil tetap menjaga otot perut aktif.

Kembali ke posisi semula, lalu lakukan gerakan yang sama ke sisi lainnya. Gerakan secara bergantian tersebut membantu melatih otot perut bagian samping.

3. Standing Torso Twist

Gerakan ini dilakukan dengan berdiri dan membuka kedua tangan sejajar dengan lantai. Setelah itu, tekuk siku hingga tangan berada di depan dada.

Putar tubuh bagian atas secara perlahan ke satu sisi sambil menjaga pinggul dan tubuh bagian bawah tetap stabil. Kembali ke posisi tengah, kemudian lakukan gerakan ke sisi lainnya.

Menurut Kais, standing torso twist dapat membantu meningkatkan sirkulasi sekaligus merangsang pergerakan saluran pencernaan.

Meski olahraga dapat membantu mendukung kesehatan pencernaan, intensitas latihan tetap perlu disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Latihan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan intensitasnya ditingkatkan setelah tubuh mulai terbiasa.

Olahraga dengan intensitas terlalu berat justru dapat memicu sejumlah masalah pada saluran pencernaan, seperti mual, diare, muntah, hingga perdarahan pada usus dalam kondisi tertentu. Karena itu, latihan dengan intensitas ringan hingga sedang dapat menjadi pilihan untuk memulai aktivitas fisik.

Latihan perut juga sebaiknya tidak menjadi satu-satunya aktivitas fisik. Ahli diet Jacob Mey menyarankan orang dewasa melakukan aktivitas fisik sekitar 150 hingga 300 menit per minggu.

Aktivitas fisik rutin dengan intensitas sedang dapat membantu mendukung pergerakan saluran pencernaan serta menjaga keragaman mikroorganisme di dalam usus.

Dengan demikian, latihan sederhana sambil berdiri dapat menjadi salah satu pilihan aktivitas fisik yang praktis. Namun, manfaat terhadap pencernaan akan lebih optimal jika dilakukan secara rutin dan dikombinasikan dengan pola hidup sehat lainnya.

Topik Menarik