Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa
MOSKOW, iNews.id - Para ahli Rusia akan melatih kosmonaut pertama Myanmar untuk terbang ke luar angkasa. Rusia dan Myanmar meneken perjanjian kerja sama pengiriman awak ke luar angkasa.
Perusahaan antariksa pemerintah Rusia, Roscosmos, menyatakan sedang menyeleksi awal kemudian melatih para kosmonaut Myanmar sesuai standar Rusia.
Upacara penandatanganan dokumen kerja sama berlangsung setelah pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Myanmar Min Aung Hlaing, di Moskow, Selasa (18/8/2026).
Bos Roscosmos Dmitry Bakanov dan Kepala Badan Antariksa Myanmar Soe Myint Maung menandatangani dokumen peresmian kerja sama dalam navigasi satelit, penerbangan antariksa berawak, sistem pencarian dan penyelamatan Cospas-Sarsat, serta sistem peringatan situasi bahaya di luar angkasa dekat Bumi.
"Perwakilan dari pihak Myanmar dan perwakilan perusahaan Roscosmos kemudian menandatangani kontrak untuk mengimplementasikan ketentuan memorandum di Pusat Antariksa Nasional Valentina Tereshkova, perempuan pertama yang ke luar angkasa," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (20/8/2020).
Kerja sama juga mengatur pelatihan dan pemeriksaan medis untuk kosmonaut Myanmar serta pembentukan sistem pencarian dan penyelamatan nasional Cospas-Sarsat di wilayah Myanmar.










