Ratusan Pelajar Antusias Tanam 300 Mangrove di Marunda, Syafril Nasution: Mereka Belajar Kelestarian Alam
JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 300 bibit mangrove ditanam dalam kegiatan edukasi lingkungan di kawasan pesisir Marunda, Jakarta Utara. Kegiatan tersebut melibatkan ratusan pelajar yang tidak hanya menanam mangrove, tetapi juga mengikuti aksi bersih pantai.
Kegiatan yang digelar pada Minggu (2/8/2026) tersebut menjadi sarana pembelajaran bagi pelajar mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, terutama ekosistem pesisir. Wakil Ketua Umum MNC Peduli Syafril Nasution menilai keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut memberikan pengalaman mengenai upaya menjaga lingkungan.
“Ini juga suatu hal yang positif ya bagi para siswa khususnya di Jabodetabek ini. Mereka bisa belajar bagaimana menjaga kelestarian alam,” kata Syafril.
Menurut Syafril, penanaman mangrove perlu terus diperluas karena masih terdapat area pesisir yang berpotensi menjadi lokasi penghijauan. Dia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lebih banyak pihak ikut terlibat.
“Hal ini cukup baik ya untuk mengajak pihak-pihak lain untuk melakukan hal yang sama, karena kan cukup luas wilayah yang bisa dilakukan untuk penanaman mangrove ini,” ujarnya.
Antusias juga terlihat dari para peserta. Mereka terlibat langsung dalam proses membawa bibit, melakukan penanaman, hingga memastikan mangrove tertanam dengan baik.
Salah satu peserta, Gabriel Adiatma, mengatakan kegiatan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus mendorong semangat untuk melanjutkan aksi lingkungan.
“Kami akan terus bergerak dalam kegiatan bersih-bersih dan aksi lingkungan lainnya, khususnya di wilayah mangrove, serta berkolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Setelah penanaman 300 bibit mangrove, kegiatan dilanjutkan dengan aksi bersih pantai. Para peserta mengumpulkan dan memilah berbagai jenis sampah, termasuk plastik, kertas, dan styrofoam. Kegiatan tersebut sekaligus memberikan edukasi kepada pelajar mengenai pentingnya menjaga kebersihan kawasan pesisir sejak usia dini.










