Pendaftaran Upacara HUT ke-81 RI Diserbu 336.000 Orang, Istana Tambah Kapasitas Tempat
JAKARTA, iNews.id - Istana menambah kapasitas tempat peserta upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta. Penambahan dilakukan setelah jumlah pendaftar membeludak hingga lebih dari 336.000 orang.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan antusiasme masyarakat mengikuti upacara HUT RI di Istana sangat tinggi. Jumlah pendaftar tersebut jauh melebihi kapasitas awal yang disediakan panitia, yakni sekitar 5.500 slot.
“Dapat kami sampaikan karena kapasitas atau luas istana itu juga sangat terbatas, jadi dari agenda atau slot kurang lebih 5.500 yang kita siapkan, pendaftar selama 4 hari dibuka itu mencapai di atas 336.000 pendaftar,” kata Prasetyo kepada awak media di Kompleks DPR, dikutip Selasa (11/8/2026).
Melihat tingginya jumlah masyarakat yang ingin mengikuti upacara secara langsung, panitia memutuskan menambah satu blok khusus untuk menampung lebih banyak peserta.
“Oleh karena itulah kemarin, kami memutuskan sebagai panitia akan membuat tambahan satu blok lagi yang kurang lebih kapasitasnya mencapai 3.400. Nanti tentu akan kita bagi menjadi dua sesi yaitu upacara pagi dan upacara penurunan bendera untuk menambah atau mengakomodir jumlah supaya jauh lebih banyak masyarakat dapat ikut hadir di istana,” katanya.
Dengan tambahan blok tersebut, kapasitas peserta upacara di Istana Merdeka akan meningkat dibandingkan kuota awal. Peserta tambahan akan dibagi dalam dua sesi, yakni saat upacara pagi dan upacara penurunan bendera.
Selain menambah kapasitas, panitia juga menerapkan kebijakan prioritas bagi masyarakat yang belum pernah mengikuti upacara HUT Kemerdekaan RI secara langsung di Istana Merdeka.
Prasetyo mengatakan kebijakan tersebut dibuat berdasarkan analisis data pendaftar. Sebab, terdapat masyarakat yang sebelumnya sudah pernah mengikuti upacara di Istana dan kembali mendaftar tahun ini.
“Berdasarkan analisa data kami juga ingin menyampaikan bahwa untuk tahun ini kita akan membagi porsi untuk memprioritaskan kepada yang belum pernah sama sekali jadi dari seluruh pendaftar kita bisa lihat datanya karena ada juga yang tahun sebelumnya sudah pernah ikut upacara di Istana tahun lalu juga sudah ikut," ujar dia.
Menurut Prasetyo, masyarakat yang sebelumnya pernah menghadiri upacara tetap diperbolehkan mendaftar. Namun, panitia akan membagi kuota dengan memberikan prioritas kepada pendaftar yang belum pernah mengikuti upacara di Istana.
“Sekarang ikut mendaftar lagi bukan tidak boleh, tetapi kita akan mencoba membagi porsi dengan berusaha memprioritaskan bagi saudara-saudara kita masyarakat kita yang belum pernah sama sekali jadi kita bagi porsinya,” katanya.










