Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia Melonjak, Toyota Kuasai 65 Persen Pasar Hybrid EV

Penjualan Kendaraan Elektrifikasi di Indonesia Melonjak, Toyota Kuasai 65 Persen Pasar Hybrid EV

Otomotif | inews | Jum'at, 7 Agustus 2026 - 16:30
share

JAKARTA, iNews.id - Pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat sepanjang 2026. Melihat tren tersebut, PT Toyota-Astra Motor (TAM) memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar kendaraan dengan menguasai lebih dari 65 persen pangsa pasar Hybrid Electric Vehicle (HEV) EV nasional.

Direktur Marketing PT Toyota-Astra Motor (TAM) Hiroyuki Oide mengatakan, Toyota terus memperluas pilihan kendaraan ramah lingkungan dengan menghadirkan total 15 model elektrifikasi di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Tiga model terbaru yang diperkenalkan adalah All New Hilux BEV, New Land Cruiser HEV, dan bZ4X Touring.

Menurut Hiroyuki Oide, perkembangan kendaraan elektrifikasi di Indonesia meningkat sangat signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hal tersebut menjadi alasan Toyota terus menghadirkan berbagai pilihan teknologi sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.

"Bagaimana teknologi benar-benar cocok digunakan oleh seluruh masyarakat Indonesia. Selama 55 tahun kami terus belajar dan mendapat masukan mengenai tren elektrifikasi. Kalau kita lihat, elektrifikasi di Indonesia meningkat signifikan. Dari 2,69 persen atau 20.694 unit, tahun ini naik menjadi 26,8 persen atau 117.074 unit," katanya di GIIAS 2026, Jumat (7/8/2026).

Saat ini, Toyota dan Lexus telah memiliki 29 model kendaraan elektrifikasi yang tersebar di hampir seluruh segmen pasar global. Di GIIAS 2026, jajaran tersebut kembali bertambah dengan hadirnya Hilux BEV, Land Cruiser HEV, dan bZ4X Touring.

Kinerja positif juga tercermin dari penjualan Toyota di Indonesia sepanjang semester pertama 2026. Berdasarkan data wholesales Januari-Juni 2026, Toyota mencatat penjualan 133.932 unit atau tumbuh 8,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Capaian tersebut membuat Toyota mempertahankan posisi sebagai pemimpin pasar otomotif nasional dengan pangsa pasar 30,7 persen," ujar Hiroyuki Oide.

Di segmen kendaraan elektrifikasi, penjualan Toyota dan Lexus mencapai 28.166 unit atau meningkat 65 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Angka tersebut berkontribusi sekitar 21 persen terhadap total penjualan Toyota selama enam bulan pertama 2026.

Sementara pada segmen Hybrid Electric Vehicle (HEV), Toyota semakin mendominasi dengan pangsa pasar mencapai 66,3 persen, sehingga mempertahankan status sebagai market leader kendaraan hybrid di Indonesia.

Tak hanya di Indonesia, Toyota juga mempertahankan dominasinya di pasar global. Berdasarkan data Januari-Mei 2026, Toyota Motor Corporation, termasuk Lexus namun tidak menghitung Daihatsu dan Hino, mencatat penjualan global sebanyak 4.140.444 unit.

Capaian tersebut mengantarkan Toyota menjadi produsen otomotif dengan penjualan terbesar di dunia selama enam tahun berturut-turut, mengungguli Volkswagen Group yang mencatat 3.180.886 unit, Hyundai Kia Automotive Group 2.892.972 unit, Stellantis 2.345.787 unit, dan BYD Auto 1.775.442 unit.

Secara global, pertumbuhan Toyota juga turut ditopang peningkatan penjualan kendaraan elektrifikasi. Lini electrified vehicle (xEV) menyumbang sekitar 53 persen dari total penjualan global Toyota atau sekitar 2,2 juta unit.

Portofolio elektrifikasi Toyota mencakup berbagai teknologi, mulai dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV), hingga Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV). 

"Strategi multi-pathway tersebut dinilai menjadi kunci Toyota dalam memenuhi kebutuhan kendaraan rendah emisi di berbagai negara sekaligus mempertahankan kepemimpinannya di pasar otomotif global," kata Hiroyuki Oide. 

Topik Menarik