Breaking News: Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Ditahan KPK, Pakai Rompi Oranye
JAKARTA, iNews.id – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro resmi ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT). Anom keluar dari Gedung Merah Putih KPK mengenakan rompi oranye pada Kamis (30/7/2026).
Anom terlihat meninggalkan gedung KPK sekitar pukul 08.31 WIB bersama tiga orang lainnya, yakni Setya Budi Dias Oktavianto, Lilik Budi Suprianto, dan Mohamad Haris. Rompi oranye yang dikenakannya menandai statusnya sebagai tahanan KPK.
Di hadapan awak media, Anom menyampaikan permintaan maaf kepada warga Kabupaten Pemalang.
“Kita minta maaf semua,” ujar Anom.
Dia juga membantah adanya praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.
“Nggak ada,” ujarnya.
Sebelumnya, Anom terjaring operasi tangkap tangan KPK bersama 20 orang lainnya. Operasi tersebut dilakukan di Jakarta, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Purworejo.
Dari total 21 orang yang diamankan, sebanyak 12 orang dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. KPK menyebut perkara tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan uang oleh Anom dalam proyek serta dugaan suap jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.









