NATO Desak Kejagung Tampilkan Febrie Adriansyah sebagai Tersangka ke Publik Paling Lama 3x24 Jam
JAKARTA, iNews.id - Massa yang tergabung dalam Nusantara Antikorupsi (NATO) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026). Mereka menyuarakan tuntutan agar Kejagung transparan dalam menangani dugaan korupsi yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah.
Dalam aksi tersebut, NATO mendesak Kejagung segera menampilkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka ke publik. Mereka mengultimatum agar hal itu dilakukan paling lambat dalam waktu 3x24 jam.
Selain itu, massa menuntut agar rumah dinas Febrie Adriansyah yang sebelumnya dijaga ketat TNI turut digeledah. Mereka meminta Kejagung memberikan penjelasan mengenai uang dan emas yang menjadi barang bukti dalam penggeledahan.
NATO bahkan mengancam akan menggelar aksi dengan jumlah peserta yang lebih besar apabila Febrie belum juga ditahan.
"Sekali lagi kami ingin sampaikan bahwa jika dalam waktu 3x24 jam belum juga untuk kemudian diungkap tersangkanya, dimunculkan wajahnya ke hadapan publik, maka jangan pernah salahkan berbagai elemen, berbagai unsur masyarakat, baik dari unsur mahasiswa, pelajar, pemuda, masyarakat setempat kemudian hadir di hadapan Kejaksaan Agung untuk kemudian bertanya," kata Koordinator NATO, Hayum.
Aksi unjuk rasa berlangsung hingga sekitar pukul 17.00 WIB. Massa kemudian membubarkan diri secara kondusif tanpa menimbulkan kemacetan yang berarti.










