Pendaki Gunung Merbabu asal Bogor Tewas Diduga Serangan Jantung, Begini Kronologinya

Pendaki Gunung Merbabu asal Bogor Tewas Diduga Serangan Jantung, Begini Kronologinya

Nasional | inews | Minggu, 19 Juli 2026 - 11:45
share

BOYOLALI, iNews.id – Kabar duka datang dari dunia pendakian. Seorang pendaki bernama Adityo Rahmat Eko Prayudi (38), warga Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Merbabu, Jawa Tengah, Sabtu (18/7/2026). 

Berdasarkan keterangan resmi Balai Taman Nasional (TN) Gunung Merbabu, korban melakukan pendakian secara legal melalui Jalur Selo, Boyolali, dan telah memenuhi seluruh persyaratan registrasi. 

Petaka bermula ketika korban bersama rombongannya tengah berjalan naik. Saat berada di sekitar Pos Bayangan 1, korban mengeluhkan kondisi tubuhnya yang mendadak kurang sehat. 

Sadar akan kondisi fisiknya yang melemah, korban mengambil keputusan tepat untuk menyudahi pendakian dan memilih berjalan turun kembali menuju basecamp demi keselamatan. 

Korban akhirnya tiba kembali di basecamp Selo sekitar pukul 11.30 WIB. Namun, saat sedang duduk beristirahat untuk memulihkan tenaga, korban tiba-tiba langsung jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri. 

Melihat kondisi darurat tersebut, petugas basecamp bersama tenaga medis yang berjaga langsung bergerak cepat memberikan pertolongan pertama. Korban kemudian segera dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Selo untuk mendapatkan tindakan medis lebih lanjut. 

Nahas, nyawa korban tidak tertolong. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter Puskesmas Selo, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Pihak medis menyebutkan bahwa korban meninggal dunia akibat mengalami henti jantung (cardiac arrest) yang diduga kuat dipicu oleh serangan jantung saat kelelahan. Saat ini, pihak Balai TN Gunung Merbabu telah berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk proses pemulangan jenazah ke rumah duka di Bogor.

Topik Menarik