Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun

Caplok Tanah Palestina, Israel Bangun 34 Permukiman Baru Rogoh Rp7,8 Triliun

Berita Utama | inews | Rabu, 15 Juli 2026 - 10:09
share

TEL AVIV, iNews.id - Kabinet keamanan Israel menyetujui anggaran 1,3 miliar shekel atau sekitar Rp7,8 triliun untuk membangun 34 pemukiman baru di Tepi Barat, tanah Palestina yang diduduki.

Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich Smotrich menyebut persetujuan anggaran dari kabinet itu sebagai langkah bersejarah. Dia berterima kasih kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu atas dukungan atas rencana tersebut.

"Kita memperkuat keamanan negara Israel, membunuh ide pendirian negara teroris di jantung negara, serta memperkuat cengkraman atas tanah air di Yudea dan Samaria (nama lain Tepi Barat)," kata Smotrich, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (15/7/2026).

Badan-badan PBB, Pemerintah Otoritas Palestina, serta sebagian besar negara memandang pemukiman tersebut ilegal berdasarkan konvensi internasional, sikap yang ditentang Israel.

Langkah Israel itu juga menjadi hambatan utama bagi terciptanya perdamaian di Timur Tengah.

Smotrich, politisi penentang pendirian negara Palestina, merupakan kepala Partai Zionisme Religius yang didukung para pemukiman ilegal Yahudi. Dia akan maju dalam pemilihan umum anggota legislatif pada 27 Oktober mendatang.

Pemukiman yang akan dibangun itu akan menambah total yang didirikan selama masa jabatannya sebagai menkeu selama 4 tahun menjadi 103.  Menteri radikal sayap kanan itu menambahkan, anggaran tambahan 1,075 miliar shekel juga akan disetujui untuk membangun jalan menuju permukiman tersebut.

Terjadi peningkatan kekerasan yang dilakukan pemukim Yahudi ilegal terhadap warga Palestina dan harta mereka dalam beberapa bulan terakhir. Sekitar 700.000 pemukim Israel tinggal di antara 2,7 juta warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Topik Menarik