Perang Meluas, Kelompok Houthi Serang Arab Saudi
RIYADH, iNews.id - Kelompok Houthi Yaman memulai kembali serangan terhadap Arab Saudi, Senin (13/7/2026). Kedua pihak menyepakati gencatan senjata pada Maret 2022 terkait perang saudara pasca-penggulingan pemerintahan sah Yaman di Sanaa oleh Houthi.
Serangan dilakukan beberapa jam setelah Kementerian Pertahanan Yaman, di bawah pemerintahan sah, mengumumkan pasukannya menyerang landasan pacu Bandara Internasional Sanaa. Serangan itu dilakukan untuk mencegah pesawat Iran mendarat dengan alasan melanggar wilayah udara.
Sebelum itu, kelompok Houthi juga melarang pesawat Yaman mendarat di bandara Sanaa.
Koalisi pimpinan Arab Saudi, yang mendukung pemerintah Yaman diakui secara internasional, menyatakan sistem pertahanan udaranya mencegat rudal balistik yang diluncurkan kelompok Houthi Yaman.
Juru bicara pasukan koalisi, Turki Al Malki, mengatakan rudal-rudal tersebut menargetkan wilayah selatan Saudi.
Sementara itu juru bicara militer Houthi Yahya Saree bersumpah akan membalas serangan pasukan Yaman terhadap bandara Sanaa. Dia menegaskan serangan itu tak akan dibiarkan begitu saja.
"Tidak akan berlalu tanpa pembalasan dan hukuman," ujarnya.
Saree menuduh Arab Saudi yang menyerang bandara Sanaa, seraya menegaskan perjanjian gencatan senjata telah berakhir.
Sejauh ini belum ada komentar dari otoritas Saudi mengenai tuduhan Houthi tersebut.










