Tapa Bisu di Malam 1 Suro, Ki Atmo Ungkap Filosofi Ritual Selama Ini Sering Disalahpahami Masyarakat
JAKARTA, iNews.id - Malam 1 Suro identik dengan nuansa mistis yang membuat banyak orang penasaran. Namun di episode perdana segmen terbaru Kitab Mistika bersama Robby Purba, publik diajak melihat sisi lan dari tradisi tersebut.
Bukan hanya sekadar cerita horor, Robby justru mengikuti langsung ritual Tapa Bisu bersama Ki Atmo Wijoyo untuk mengungkap filosofi yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur Jawa.
Ritual diawali dengan proses pensucian menggunakan api, kemudian dilanjutkan berjalan kaki beberapa kilometer tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Menurut Ki Atmo, setiap tahapan memiliki makna mendalam, mulai dari mengendalikan ucapan, membersihkan diri secara batin, hingga menyelaraskan hubungan manusia dengan alam. Tradisi ini juga menjadi bentuk refleksi diri sebelum memasuki tahun baru dalam penanggalan Jawa.
Tak hanya itu, Ki Atmo menjelaskan alasan ritual dilakukan selepas tengah malam. Selain suasana yang lebih tenang, waktu tersebut dipercaya memiliki kondisi alam yang lebih selaras untuk menjalankan laku spiritual.
Di sepanjang perjalanan, Robby Purba juga merasakan pengalaman menarik yang semakin membuka sudut pandang tentang budaya Jawa yang kerap disalahartikan sebagai sesuatu yang menyeramkan.
Melalui Kitab Mistika, Robby Purba ingin mengajak masyarakat dan Sobat Gaib mengenal kembali sejarah, budaya, dan filosofi nusantara dari sumber yang memahami tradisi tersebut. Banyak nilai kehidupan yang ternyata tersimpan di balik ritual-ritual yang selama ini hanya dikenal dari cerita turun-temurun.
