Pakai Rompi Oranye, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditahan KPK
JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani terkait kasus dugaan pemerasan yang terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo. Suryani ditahan setelah rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) dan pemeriksaan intensif.
Suryani terlihat mengenakan rompi oranye tahanan KPK saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK pada Sabtu (11/7/2026) pukul 02.38 WIB. Namun, ia tak memberikan komentar apa pun terkait kasus yang menjeratnya.
Selain Suryani, KPK juga terlihat menahan dua orang lainnya yang sebelumnya dibawa dalam operasi tangkap tangan. Mereka di antaranya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan, dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten Sukoharjo, Richard Tri Handoko; dan Kepala Sub Bagian Rumah Tangga dan Perlengkapan pada Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukoharjo, Tri Mulyo.
Setelah keluar dari Gedung KPK, mereka langsung masuk ke mobil tahanan untuk menuju Rumah Tahanan KPK.
Sebelumnya, Suryani tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (10/7/2026), usai terjaring operasi tangkap. Suryani tiba pada pukul 09.37 WIB dengan iring-iringan enam kendaraan yang membawa pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Solo Raya.
Suryani tampak mengenakan masker hitam serta kemeja putih yang dipadukan dengan outer paras hitam saat turun dari kendaraan yang membawanya ke kantor KPK.
Ia terlihat tertunduk lesu dan mengabaikan pertanyaan dari awak media yang telah menunggu. Setelah turun dari kendaraan, ia juga tampak berjalan sempoyongan dan melangkah perlahan saat menaiki tangga menuju ruang pemeriksaan.
Hingga berita ini ditayangkan, KPK baru menyebut perkara yang sedang ditangani berkaitan dengan dugaan pemerasan. Dugaan tersebut melibatkan Bupati Sukoharjo terhadap perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo.
"Adapun perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo.








