Trump Sebut AS Tak Berniat Serang Iran Lagi, kecuali...
WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) menegaskan tak berniat memulai kembali perang melawan Iran, kecuali terpaksa. AS dan Iran menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Islamambad pada 17 Juni lalu, perjanjian yang mengakhiri perang yang berlangsung sejak 28 Februari.
Wakil Presiden AS JD Vance mengatakan, Presiden Donald Trump tidak berniat untuk memulai kembali operasi militer di Iran tanpa tujuan yang jelas.
"Yang dapat saya pastikan adalah Presiden tidak akan mengirim militer kita kembali kecuali jika terpaksa," kata Vance, kepada wartawan, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (2/7/2026).
Dia memperingatkan, setiap upaya Iran untuk membangun kembali program nuklir atau menyerang kapal-kapal komersial di Selat Hormuz akan mengubah strategi AS.
Vance menegaskan, diskusi yang sedang berlangsung di Doha, Qatar, berjalan dengan baik.
Pemerintah AS, kata dia, tetap fokus pada negosiasi dengan iktikad baik untuk menyelesaikan konflik.






