2 Rekor Langka Timnas Prancis usai Gilas Swedia, Mbappe Cs Kirim Sinyal Juara!
DOHA, iNews.id – Prancis menorehkan sejarah unik Piala Dunia setelah menghajar Swedia 3-0 dan memastikan tiket ke babak 16 besar dengan cara meyakinkan. Kemenangan ini menegaskan dominasi Les Bleus sekaligus memperpanjang laju sempurna mereka di turnamen.
Tim asuhan Didier Deschamps melanjutkan performa impresif usai sebelumnya menumbangkan Irak, Norwegia, dan Senegal di fase grup. Empat kemenangan beruntun menempatkan Prancis sebagai salah satu kandidat terkuat peraih trofi.
Di babak 16 besar, Les Bleus akan menghadapi Paraguay. Wakil Amerika Selatan itu membuat kejutan besar setelah menyingkirkan Jerman lewat adu penalti.
Kemenangan 3-0 atas Swedia ditentukan oleh satu gol Bradley Barcola serta dua gol Kylian Mbappe. Tambahan dua gol tersebut membuat Mbappe menyamai Lionel Messi di posisi teratas dalam perburuan sepatu emas Piala Dunia 2026.
Namun, hasil telak ini tidak hanya berarti kelolosan. Prancis juga mencatat dua rekor langka yang belum pernah terjadi sebelumnya di Piala Dunia edisi ini.
Les Bleus resmi menjadi negara pertama yang mampu meraih tujuh kemenangan beruntun melawan sesama tim UEFA di Piala Dunia. Rekor itu berpotensi terus bertambah jika Prancis melangkah hingga partai final pada 19 Juli.
Isyarat kejayaan semakin kuat setelah Prancis mencatatkan sapu bersih kemenangan di fase grup turnamen besar untuk pertama kali sejak Piala Dunia 1998. Saat itu, Prancis menutup turnamen sebagai juara dunia untuk pertama kalinya.
Tim Deschamps juga menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mampu mencetak tiga gol dalam lima laga beruntun. Catatan ini menegaskan konsistensi lini serang Prancis sepanjang turnamen.
Sebagai pelengkap malam sempurna, kemenangan atas Swedia ini menjadi kemenangan perdana Prancis atas lawan tersebut di turnamen besar. Sebelumnya, Prancis hanya bermain imbang 1-1 di Euro 1992 dan kalah 0-2 pada Euro 2012 lewat gol Zlatan Ibrahimovic dan Sebastian Larsson.
Dengan rekor berlapis dan performa tajam, Prancis kini berdiri sebagai ancaman nyata bagi siapa pun yang menghadang di fase gugur.










