Hancurkan Mitos! Paraguay Tim Pertama yang Singkirkan Jerman via Adu Penalti di Piala Dunia
NEW YORK, iNews.id – Paraguay menyingkirkan Jerman dari Piala Dunia 2026 di babak 32 Besar, Selasa (30/6/2026) pagi WIB. Mereka memecahkan salah satu mitos paling sakral dalam sejarah sepak bola dunia.
Paraguay, yang masuk turnamen sebagai salah satu tim dengan peringkat terendah, secara mengejutkan menghentikan langkah Timnas Jerman, juara dunia 2014, sekaligus mengakhiri reputasi angker Die Mannschaft di fase gugur Piala Dunia.
Kondisi Jerman sejak awal turnamen memang jauh dari ideal. Badai cedera membuat skuad ini dilabeli sebagai yang terburuk dalam ingatan publik oleh pengamat sepak bola ternama Gary Lineker. Tekanan semakin besar ketika pelatih Julian Nagelsmann juga kehilangan dukungan suporter, terlihat dari siulan yang terdengar dalam laga uji coba.
Meski begitu, Jerman sempat memberi harapan. Beberapa pemain muda tampil menonjol, termasuk Felix Nmecha, saat mereka membuka turnamen dengan pesta tujuh gol ke gawang Curacao. Modal itu sempat memunculkan keyakinan Die Mannschaft masih sanggup melangkah jauh.
Semua keyakinan itu runtuh di fase 32 besar Piala Dunia 2026. Paraguay, yang berada di peringkat ke-41 dunia, bermain disiplin dan penuh determinasi setelah mencetak gol lebih dulu, memaksa laga berlanjut hingga melewati 90 menit.
Drama memuncak saat VAR menganulir gol sundulan Jonathan Tah di babak tambahan waktu. Keputusan itu menuai kontroversi, terutama karena gol tersebut sempat terlihat sebagai penentu kemenangan Jerman.
Rekor Adu Penalti Jerman Akhirnya Runtuh
Adu penalti, yang selama puluhan tahun identik dengan keunggulan Jerman, justru berubah menjadi mimpi buruk. Kai Havertz dan Nick Woltemade lebih dulu gagal, lalu Jonathon Tah menendang penalti penentuan terlalu tinggi. Paraguay lolos meski juga sempat diliputi ketegangan dalam eksekusi mereka.
Kekalahan ini mencatat sejarah pahit. Dari lima adu penalti sebelumnya di Piala Dunia, Jerman selalu menang. Rekor itu dimulai pada semifinal 1982 melawan Prancis, berlanjut saat menyingkirkan Meksiko pada 1986, menghancurkan harapan Inggris di semifinal 1990, hingga memulangkan Argentina pada perempat final 2006.
Tidak ada yang menyangka Paraguay menjadi tim pertama yang merobohkan benteng mental tersebut. Mitos “Jerman tidak kalah dalam adu penalti” resmi berakhir di panggung terbesar sepak bola dunia.
Kemenangan ini juga memperpanjang periode suram Jerman di turnamen besar, setelah sebelumnya rekor kejayaan internasional mereka terhenti oleh Inggris pada Euro 2020. Sementara itu, Paraguay melangkah penuh percaya diri ke babak berikutnya dan menunggu pemenang laga Prancis kontra Swedia.










