Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata
BEIRUT, iNews.id - Militer Israel terus melancarkan serangan ke Lebanon, Sabtu (20/6/2026). Serangan dilancarkan meski Amerika Serikat (AS) mengumumkan gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hizbullah pada Jumat (19/6/2026).
Dikutip dari Al Jazeera, serangan udara Israel berlangsung sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi di seluruh wilayah Lebanon Selatan, meski gencatan senjata terbaru efektif berlaku.
Kantor Berita Nasional (NNA) yang dikelola Pemerintah Lebanon melaporkan, sejauh ini tiga orang tewas akibat serangan Israel di Desa Arab Salim.
Selain itu satu orang tewas dalam serangan di Kota Deir ez-Zahrani.
Satu orang juga tewas dalam serangan drone Israel terhadap sepeda motor di pintu masuk Desa Doueir.
Serangan udara pasukan Zionis di Desa Al Numairiyah juga menghancurkan sejumlah rumah.
Belum cukup jet-jet tempur Israel melancarkan serangan terhadap Desa Kafr Goz, menghancurkan bangunan tempat tinggal.
Serangan lainnya menargetkan beberapa desa yakni Kfar Reman, Nabatieh Al Fawqa, Shukin, Habboush, Zebdin, Sajd, dan Mahmoudiyah.
Purbaya Ungkap Kecurangan Ekspor Batu Bara dan Sawit, Kapal Berangkat ke AS Lewat Singapura
Laporan yang dikeluarkan pusat layanan darurat, serangan intensif Israel menargetkan daerah-daerah di Lebanon selatan dan timur selama 24 jam terakhir menewaskan 47 orang dan melukai 97 lainnya, termasuk perempuan dan anak-anak.
Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon menyatakan, jumlah korban tewas akibat serangan Israel di negara itu sejak 2 Maret mendekati 4.000 jiwa, tepatnya 3.980 orang. Selain itu, 12.001 orang lainnya luka.










