Amankan 119 Orang, Polisi Buru Dalang Kericuhan Eksekusi Hotel Sultan

Amankan 119 Orang, Polisi Buru Dalang Kericuhan Eksekusi Hotel Sultan

Terkini | inews | Kamis, 18 Juni 2026 - 14:24
share

JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya tengah mendalami kericuhan yang terjadi saat proses eksekusi Hotel Sultan di kawasan Senayan, Jakarta Pusat pada Kamis (18/6/2026). Selain mengamankan 119 orang, polisi kini memburu aktor intelektual di balik mobilisasi massa yang berujung bentrokan tersebut.

“Guna memulihkan ketertiban dan mendalami dalang di balik aksi kekerasan dan penghalangan tugas ini, petugas mengamankan 119 orang ke Mapolda Metro Jaya,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).

“Langkah ini diambil untuk melindungi mereka dari potensi eskalasi yang lebih membahayakan, sekaligus memetakan kelompok mana yang menduduki kawasan secara ilegal serta mengusut aktor intelektual yang mendanai mobilisasi massa tersebut,” sambungnya.

Budi menjelaskan, sejak awal tahapan eksekusi dimulai, yakni saat tim Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membacakan surat penetapan eksekusi perdata terkait perkara Nomor 208/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Pst., petugas kepolisian bergerak secara simpatik. 

Melalui pengeras suara, petugas menyampaikan imbauan dengan nada santun, mengajak kelompok massa yang menduduki area hotel untuk mengosongkan lokasi secara mandiri demi kelancaran bersama.

Pihaknya juga membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya. Petugas secara khusus menerima dan mendengarkan dengan seksama keluh kesah serta aspirasi yang disampaikan oleh perwakilan massa.

Namun, situasi kondusif tersebut sempat terganggu ketika beberapa kelompok massa mulai tersulut emosi dan melakukan aksi pelemparan batu serta benda keras ke arah barikade petugas.

“Insiden saling dorong dan pelemparan tersebut mengakibatkan puluhan orang mengalami luka-luka. Tanpa membeda-bedakan, tim medis dari Bid Dokkes Polda Metro Jaya langsung diterjunkan ke titik konflik untuk memberikan perawatan darurat kepada seluruh korban, yang terdiri dari 28 personel Polri, 1 anggota TNI, serta 2 warga sipil,” jelas dia.

Budi menegaskan, seluruh proses eksekusi yang dilakukan di Hotel Sultan tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Ia meminta masyarakat tidak mempercayai informasi yang memicu perpecahan.

“Kamu mengimbau kepada masyarakat tidak membuat informasi ataupun isu-isu yang liar, karena tindakan eksekusi hari ini dapat dipertanggungjawabkan,” jelas dia.

Topik Menarik