Detik-Detik Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Aparat Dilempari Batu dan Botol

Detik-Detik Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Aparat Dilempari Batu dan Botol

Berita Utama | inews | Kamis, 18 Juni 2026 - 11:43
share

JAKARTA, iNews.id – Proses eksekusi lahan Hotel Sultan di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, diwarnai kericuhan pada Kamis (18/6/2026). Sejumlah aparat yang bertugas mengamankan jalannya eksekusi dilaporkan menjadi sasaran lemparan batu dan botol air mineral dari dalam area hotel.

Kericuhan terjadi sesaat setelah petugas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membacakan putusan eksekusi di lokasi. Situasi yang semula berlangsung kondusif berubah tegang ketika aparat meminta massa yang berada di dalam kawasan hotel untuk meninggalkan lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung melalui pengeras suara mengimbau para pengunjuk rasa agar segera membubarkan diri dan keluar dari area yang akan dieksekusi.

"Saya minta bapak ibu segera keluar," ujar Reynold.

Tak lama setelah imbauan tersebut disampaikan, sejumlah benda seperti batu dan botol air mineral dilaporkan melayang ke arah petugas, sehingga memicu ketegangan di lokasi.

Eksekusi dilakukan terkait pengosongan Blok 15 kawasan GBK yang selama ini ditempati Hotel Sultan. Pelaksanaan eksekusi juga berdampak pada aktivitas masyarakat di kawasan olahraga dan ruang terbuka publik tersebut.

Sebagai langkah antisipasi, pengelola GBK menutup sejumlah akses masuk dan beberapa fasilitas publik selama satu hari penuh. Penyesuaian operasional tersebut telah diumumkan melalui akun Instagram resmi pengelola GBK, @love_gbk.

Masyarakat yang biasa beraktivitas di kawasan GBK diimbau menyesuaikan rute perjalanan selama proses eksekusi berlangsung.

"Dalam rangka eksekusi pengosongan eks Hotel Sultan (BLOK 15 Kawasan GBK), demi kelancaran dan kenyamanan #GBKPeople, maka akan dilakukan penyesuaian operasional," demikian dikutip Rabu (17/6/2026).

Topik Menarik