Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Israel tidak akan mampu bertahan lebih dari 24 jam apabila Iran memiliki senjata nuklir.
Pernyataan itu disampaikan Trump kepada surat kabar The New York Times (NYT) saat mengomentari proses perdamaian yang sedang dibangun antara AS dan Iran serta ketegangan yang masih terjadi di kawasan Timur Tengah.
Trump menegaskan ancaman dari program nuklir Iran menjadi salah satu alasan utama Washington terus mendorong tercapainya kesepakatan dengan Teheran. Menurut dia, keberhasilan diplomasi sangat penting untuk mencegah skenario yang dapat mengancam keberlangsungan Israel.
Trump bahkan mengatakan, jika Iran memiliki senjata nuklir, Israel tidak akan bertahan selama 24 jam.
Pernyataan tersebut disampaikan beberapa saat setelah Israel melancarkan serangan udara ke Ibu Kota Beirut, Lebanon, pada Minggu pagi. Serangan itu menewaskan sedikitnya tiga orang dan melukai 15 lainnya meski gencatan senjata masih berlaku.
Dalam wawancara yang sama, Trump juga mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Dia menilai Netanyahu seharusnya berterima kasih kepada AS atas berbagai upaya yang telah dilakukan untuk mencapai kesepakatan damai dengan Iran.
“Dia (Netanyahu) orang yang sangat sulit,” kata Trump.
“Jujur saja, dia seharusnya sangat berterima kasih kepada kita karena melakukan ini," ujarnya.
Kesepakatan damai yang dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) dijadwalkan ditandatangani pada 19 Juni 2026 di Jenewa, Swiss. Namun sejumlah isu penting, termasuk program nuklir Iran, belum dimasukkan dalam MoU dan akan dibahas dalam perundingan lanjutan. AS dan Iran dijadwalkan melanjutkan negosiasi mengenai program rudal dan nuklir selama 60 hari setelah penandatanganan MoU.










