Kasus Penipuan Hanania Travel, Polisi Sudah Periksa 70 Saksi
JAKARTA, iNews.id - Polda Metro Jaya masih mengusut kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana jemaah umrah oleh PT Hasanah Tama Internasional atau Hanania Travel. Penyidik telah memeriksa 70 saksi dan menerima ratusan aduan dari korban.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan terhadap 70 orang saksi,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin kepada wartawan, Selasa (9/6/2026).
Dia mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap korban hingga pihak yang terlibat dalam promosi perjalanan umrah yang gagal diberangkatkan.
“Baik itu korban maupun pihak-pihak yang terkait dengan kegiatan promosi dan pelaksanaan perjalanan umrah yang kemarin tidak jadi berangkat beberapa jemaah,” ujar dia.
Dalam kasus ini, Polda Metro Jaya telah menetapkan bos Hanania Travel, Ahmad Syah Farhan atau ASF, sebagai tersangka penipuan dan atau penggelapan dana perjalanan umrah.
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Qatar U-17 di Piala Asia U-17 2026: Garuda Asia Tumbang 0-2
Selain itu, polisi juga telah memeriksa selebgram Muhammad Muhammad Miftahuda atau Keanu Angelo diperiksa sebagai saksi kasus dugaan penipuan Hanania Travel setelah mempromosikan paket umrah pada Senin (8/6/2026).
Keanu membantah menerima fee endorsement. Akan tetapi, dia mengakui telah diberangkatkan umrah oleh Hanania Travel.
“Aku jelasin di dalam, bahwa aku dalam kerja sama sama Hanania itu aku engga menerima uang endorse-an sama sekali. Aku tuh kerja samanya barter. Jadi mereka berangkatkan aku, aku promo-in testimoni aku, pengalaman aku selama di sana,” ujar dia.
Selebgram berusia 27 tahun itu turut membawa rekening koran sebagai bukti bahwa dirinya tidak menerima dana dari Hanania Travel.
“Aku juga bawa rekening koran aku periode bulan aku berangkat, yaitu 2 tahun yang lalu, bulan Agustus, dan 1 bulan sebelumnya, 1 bulan setelahnya, bahwa aku enggak menerima aliran dana apa pun dari Hanania Group,” jelas dia.
Dia tidak membantah adanya kontrak kerja sama dengan pihak Hanania Travel. Dia menegaskan, kerja sama tersebut berupa barter trip.
“Kerja sama sama Hanania-nya untuk barter itu. Selama perjalanan aja. Jadi itu cuma pekerjaan kontrak untuk satu perjalanan umrahnya, bukan aku bukan BA, aku bukan bukan kayak ada periode waktu tertentu, cuma barter trip, berangkat dan promoin testimoni aku selama aku di sana,” pungkasnya.










