Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran
WASHINGTON, iNews.id - Militer Amerika Serikat (AS) tidak membantu Israel menangkis rudal Iran dalam serangan pada Minggu dan Senin (7-8/6/2026). Ini bertentangan dengan klaim seorang pejabat militer Israel yang disampaikan sebelumnya.
Seorang sumber pejabat AS mengatakan kepada CNN, Israel tetap berkoordinasi erat dengan militer AS selama konflik terbaru ini.
Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Eyal Zamir dilaporkan melakukan dua kali percakapan dengan komandan Komando Pusat AS (Centcom) Laksamana Brad Cooper.
Meski demikian, sikap AS ini menandai semakin meruncingnya perbedaan antara kedua negara mengenai konflik dengan Iran. Seperti diketahui Presiden AS Donald Trump ingin mengedepankan penyelesaian konflik dengan Iran melalui diplomasi ketimbang dengan operasi militer.
Sekalipun perundingan damai gagal dan konflik berlanjut, Trump lebih memilih blokade ekonomi ketimbang melanjutkan perang.
Sementara itu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menginginkan AS melanjutkan perang melawan Iran.
Dalam konflik sebelumnya, AS selalu membantu Israel menangkis serangan Iran maupun kelompok-kelompok proksinya menggunakan berbagai sistem pertahanan.
Ketegangan meningkat pada Minggu setelah Israel menyerang ibu kota Lebanon, Beirut, di tengah berlakunya gencatan senjata.
Iran merespons dengan melancararkan tiga gelombang serangan rudal ke Israel bagian utara pada malam harinya. Beberapa jam kemudian atau pada Senin dini hari, Israel membalas dengan melancarkan beberapa gelombang serangan udara.
Serangan Iran maupun Israel dilaporkan tak memakan korban jiwa, meskipun ada orang luka.










