Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO

Dokumen Rahasia AS Ungkap Jet-Jet Tempur Rusia Kejar Pesawat UFO

Terkini | inews | Selasa, 9 Juni 2026 - 13:26
share

WASHINGTON, iNews.id - Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat merilis atau mendeklasifikasi dokumen terkait obyek terbang tak dikenal (UFO) hasil penyelidikan puluhan tahun terakhir. Hal yang mengejutkan, beberapa dokumen itu memasukkan insiden saat 13 jet tempur MiG buatan Uni Soviet mengejar pesawat misterius berbentuk bintang.

Yayasan Penyingkapan (DF), organisasi nirlaba AS yang mengadvokasi transparansi tentang UFO, mendapatkan 334 halaman catatan terbaru dari NSA, otoritas penyadap negara tersebut. Ini merupakan pengungkapan data terbaru mengenai UFO oleh pemerintah AS setelah deklasifikasi yang dilakukan Departemen Pertahanan (Pentagon) sebelumnya.

DF memenangkan banding atas Undang-Undang Kebebasan Informasi (Freedom of Information Act). Dokumen dengan status rahasia tertinggi badan intelijen AS itu berisi laporan dari pendeteksian radar era Perang Dingin serta informasi intelijen tentang obyek tak dikenal yang dilacak oleh sistem militer seluruh dunia.

Salah satu insiden paling dramatis menggambarkan 13 jet tempur MiG dikerahkan setelah radar militer mendeteksi satu objek tak dikenal.

Dokumen tersebut tidak menyebutkan di mana atau kapan insiden itu terjadi. Namun, referensi berulang terhadap jet tempur MiG buatan Soviet menunjukkan beberapa kali temuan pesawat misterius selama periode Soviet, termasuk di langit China. 

Selain itu, ada laporan lain menggambarkan enam jet tempur MiG menyerang UFO tersebut.

Berkas dokumen lain menggambarkan pertemuan jet tempur Rusia dengan pesawat berbentuk bintang, cakram, bulat, hingga lonjong. 

Satu laporan mengungkap, pesawat misterius meninggalkan bola api memanjang yang terpecah menjadi tiga objek bercahaya saat bergerak melintasi langit.

Berdasarkan keterangan saksi yang diungkap dalam dokumen itu, obyek tersebut memancarkan cahaya putih kebiruan. Obyek bergerak cepat secara vertikal dan terus berputar. 

Dokumen-dokumen tersebut dirilis setelah awalnya NSA menolak permintaan akses. Sikap itu dianggap memperpanjang konflik hukum terkait penelusuran UFO yang berasal dari gugatan Undang-Undang Kebebasan Informasi Tahun 1980 terhadap lembaga tersebut.

Rilis ini juga menyusul publikasi lebih dari 160 berkas terkait UFO lainyya oleh Pentagon pada awal bulan ini.

Topik Menarik