Bareskrim Gerebek Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Jember, 10 Orang Ditangkap

Bareskrim Gerebek Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Jember, 10 Orang Ditangkap

Nasional | inews | Selasa, 9 Juni 2026 - 12:50
share

JEMBER, iNews.id - Tim Bareskrim Polri menggerebek gudang yang diduga menjadi lokasi penyimpanan dan distribusi bahan bakar minyak (BBM) ilegal di Desa Ajung, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Dalam operasi yang dilakukan pada dini hari tersebut, sebanyak 10 orang diamankan dan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Usai penggerebekan, gudang berdinding beton yang menjadi sasaran operasi langsung dipasangi garis polisi. Lokasi tersebut diduga digunakan sebagai tempat penimbunan dan distribusi BBM ilegal.

Warga sekitar mengaku terkejut dengan kedatangan puluhan personel kepolisian yang menggunakan sekitar 20 kendaraan. Operasi berlangsung saat sebagian besar warga masih tertidur sehingga tidak banyak yang mengetahui jalannya penggerebekan.

Dalam operasi tersebut, petugas menangkap 10 orang yang diduga terkait dengan aktivitas penyimpanan dan distribusi BBM ilegal. Seluruhnya langsung dibawa ke Mabes Polri di Jakarta untuk menjalani proses pemeriksaan.

Menurut keterangan warga, gudang tersebut selama ini tertutup dari aktivitas masyarakat sekitar. Meski demikian, truk tangki disebut kerap keluar masuk lokasi, terutama pada waktu-waktu tertentu.

Di bagian belakang gudang, terlihat belasan tandon berwarna putih dengan kapasitas sekitar 1.000 liter yang tersusun di area terbuka. Warga menduga tandon tersebut digunakan untuk menampung BBM jenis solar sebelum didistribusikan kembali.

Sejumlah kendaraan yang diduga berkaitan dengan kasus ini juga terlihat terparkir di area Satlantas Polres Jember. Kendaraan tersebut antara lain truk tangki dan kendaraan operasional lainnya yang kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Seorang warga sekaligus pengacara, Thamrin, membenarkan adanya penggerebekan yang dilakukan tim Mabes Polri di lokasi tersebut. Dia menyebut 10 orang yang ditangkap langsung dibawa ke Jakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

"Saya sebagai warga negara yang sekarang juga sedang menangani penyimpangan subsidi di Polres Jember patut mengapresiasi kinerja Mabes Polri," kata Thamrin.

Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan resmi terkait status hukum maupun peran masing-masing orang yang ditangkap Namun, penggerebekan tersebut menjadi perhatian warga karena diduga berkaitan dengan jaringan distribusi BBM ilegal di wilayah Jember.

Topik Menarik