Target Tinggi Ganda Putra Tanah Air di Indonesia Open 2026 Terungkap
JAKARTA, iNews.id – Indonesia Open 2026 langsung dipatok sebagai panggung pembuktian sektor ganda putra Indonesia dengan target tegas menembus semifinal di turnamen level Super 1000 yang bakal digelar di Istora Senayan.
Asisten pelatih ganda putra Indonesia, Chafidz Yusuf, secara terbuka mengungkap ambisi tim jelang turnamen prestisius tersebut. Dia menyebut target minimal delapan besar hingga semifinal menjadi patokan realistis di tengah ketatnya persaingan dunia.
Indonesia diproyeksikan menurunkan enam pasangan ganda putra pada ajang ini. Beberapa di antaranya menjadi andalan utama, seperti Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri serta Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Selain itu, PBSI juga menyiapkan kombinasi lain seperti Raymond Indra / Nikolaus Joaquin. Sejumlah pasangan baru turut diberi kesempatan tampil guna menambah kedalaman skuad.
Pasangan hasil racikan anyar yang dipersiapkan antara lain Leo Rolly Carnando / Daniel Marthin, Muhammad Rian Ardianto / Rahmat Hidayat, serta Ali Faathir Rayhan / Devin Artha Wahyudi.
Indonesia Open 2026 sendiri akan digelar di Istora Senayan pada 2–7 Juni 2026. Turnamen ini bakal diikuti para pebulu tangkis elite dunia, membuat setiap pertandingan diprediksi berlangsung sengit sejak babak awal.
Chafidz menegaskan target semifinal bukan sekadar wacana. Target tersebut diputuskan setelah diskusi internal bersama pelatih kepala ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho.
"Saya sudah bicara sama Anton, tapi targetnya minimal delapan besar atau bahkan semifinal, minimal ya. Selalu dari kami kasih target minimal," kata Chafidz kepada awak media, termasuk iNews Media Group di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta pada Selasa (26/5/2026).
Dia menilai level Super 1000 menghadirkan tantangan jauh berbeda dibanding turnamen berlevel lebih rendah. Mayoritas peserta merupakan pemain papan atas dunia dengan kualitas merata.
"Karena juga level 1000 kan mungkin lain dengan level 200 kemarin. Sekarang juga mayoritas pemain top dunia semua. Ya, mudah-mudahan," sambungnya.
Di sisi lain, dukungan publik tuan rumah diharapkan memberi dorongan ekstra bagi para atlet Indonesia. Atmosfer Istora Senayan selama ini dikenal mampu menambah tekanan bagi lawan sekaligus memompa semangat pemain tuan rumah.
Sektor ganda putra Indonesia sendiri terakhir kali merasakan gelar juara Indonesia Open pada edisi 2021. Saat itu, titel dipersembahkan oleh Marcus Fernaldi Gideon / Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Indonesia Open 2021 digelar di Bali akibat pembatasan pandemi Covid-19. Sejak momen tersebut, ganda putra Indonesia belum kembali merebut gelar di turnamen kandang, membuat target semifinal 2026 menjadi pijakan penting menuju kebangkitan.










