Selebgram Woodyrman Aniaya WN Brunei hingga Tewas di Blok M, Apa Motifnya?

Selebgram Woodyrman Aniaya WN Brunei hingga Tewas di Blok M, Apa Motifnya?

Terkini | inews | Selasa, 26 Mei 2026 - 15:51
share

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkap fakta di balik kasus penganiayaan yang menewaskan warga negara asing (WNA) asal Brunei Darussalam di Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polisi menduga ada persoalan internal di balik keributan sesama WN Brunei itu.

Korban tewas usai dihantam botol kaca oleh selebgram Brunei, Woodyrman alias Mohamad Irman Ali (33).

Kapolsek Metro Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi Kusuma menyebut, hingga saat ini penyidik masih terus mendalami motif pasti penganiayaan yang menewaskan korban berinisial MHF (30) tersebut.

“Motifnya itu masih diselidiki. Kemungkinan ada keributan lah internal, soalnya kan di antara kedua belah pihak ini warga negara Brunei,” kata Nugrahadi kepada wartawan, Selasa (26/5/2026).

Polisi juga memastikan pelaku dan korban ternyata saling kenal sebelum insiden maut tersebut terjadi.

“Saling kenal, saling kenal,” ujarnya.

Sebelumnya, kasus ini bermula dari keributan yang terjadi di kawasan Blok M Hub, Melawai, Kebayoran Baru, pada Rabu dini hari, 6 Mei 2026.

Dalam video yang beredar di media sosial, korban terlibat cekcok dengan pelaku hingga akhirnya terkapar di jalan usai diduga dipukul menggunakan tas berisi botol kaca.

Korban sempat menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP). Namun, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada 16 Mei 2026.

Polda Metro Jaya kemudian menangkap Woodyrman di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin dini hari, 25 Mei 2026.

Polisi juga telah menetapkan selebgram Brunei tersebut sebagai tersangka kasus penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

Topik Menarik