Anthony Ginting Fokus Non‑Teknis demi Masuk 20 Besar BWF

Anthony Ginting Fokus Non‑Teknis demi Masuk 20 Besar BWF

Olahraga | inews | Selasa, 26 Mei 2026 - 14:15
share

JAKARTA, iNews.id – Anthony Ginting memasang target masuk 20 besar ranking BWF pada akhir musim 2026. Dia fokus memperbaiki mental serta kondisi fisik setelah pemulihan cedera panjang untuk menggapai ambisi tersebut.

Anthony Sinisuka Ginting kembali berlatih di Pelatnas PBSI, Cipayung, usai menjalani masa pemulihan cedera yang sempat menurunkan performa dan peringkatnya. Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo itu saat ini menempati posisi ke-44 dunia dan menargetkan peringkat 20 sebagai langkah realistis untuk kembali ke puncak.

Dia mengatakan target masuk 20 besar jadi fokus utama karena dianggap langkah terukur untuk mengembalikan kepercayaan diri dan konsistensi hasil di turnamen-turnamen mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan Anthony kepada wartawan termasuk tim iNews di Pelatnas pada Selasa (26/5/2026).

Anthony mengakui cedera panjang berdampak pada aspek teknis dan non‑teknis permainannya. Selain memperbaiki pola pukulan dan daya tahan fisik, dia menempatkan perhatian besar pada aspek mental karena kekalahan beruntun di babak awal turnamen sempat menggerus kepercayaan dirinya.

Sepanjang musim ini, pencapaian terbaik Anthony tercatat pada Swiss Open 2026, di mana ia melaju sampai semifinal sebelum kalah dari pemain asal Jepang, Yushi Tanaka. Hasil itu menunjukkan kemampuan teknis masih ada, namun konsistensi menjadi pekerjaan rumah utama.

Untuk menutup celah tersebut, dia menjalani program latihan khusus yang menggabungkan rehabilitasi fisik, peningkatan kekuatan, dan latihan mental. Anthony menyebut rasa nyeri akibat cedera kini berkurang signifikan sehingga pengerjaan aspek non‑teknis jadi fokus agar performa dapat keluar saat pertandingan.

“Sejauh ini cederanya sudah membaik, jadi saya fokus improve non‑teknis juga. Teknis latihan sudah siap 100 persen, tapi kalau non‑teknis ada masalah sedikit itu yang mengganggu di lapangan,” ujar Anthony, menjelaskan prioritas latihanannya tanpa melebihkan klaim.

Manajemen pelatnas dan tim pelatih menilai target masuk 20 besar realistis asalkan Anthony konsisten ke turnamen, meraih poin, dan menjaga kebugaran. Pergerakan ranking BWF masih memungkinkan meningkat bertahap dalam beberapa bulan jika hasil turnamen mendukung dan tidak ada kemunduran cedera.

Ambisi Anthony jadi sorotan mengingat persaingan tunggal putra sangat ketat. Namun langkah yang terukur—fokus pada kesehatan, teknik, dan mental—menjadi kunci agar dia kembali ke performa puncak dan memenuhi target peringkat sebelum akhir musim 2026.

Topik Menarik