Iran Setuju Buka Selat Hormuz, AS Siap Cairkan Aset Teheran Rp442 Triliun
WASHINGTON, iNews.id - Iran dilaporkan menyetujui proposal damai Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang, termasuk membuka Selat Hormuz kembali seperti sedia kala sejak sebelum perang.
Surat kabar The New York Times, mengutip keterangan tiga sumber pejabat senior Iran, melaporkan proposal tersebut disusun untuk mengakhiri perang di seluruh front, termasuk Lebanon.
Selain itu yang menjadi fokus utama proposal terbaru AS tersebut adalah membuka kembali Selat Hormuz seperti sejak sebelum perang, tanpa mengenakan biaya tol.
Sementara itu Iran akan mendapat berbagai imbalan, seperti pencabutan blokade maritim yang diberlakukan AS terhadap pelabuhan-pelabuhan di sepanjang Selat Hormuz.
Selain itu AS akan mencairkan aset-aset Iran senilai 25 miliar dolar atau sekitar Rp442 triliun yang dibekukan di berbagai bank luar negeri.
Sementara itu beberapa isu kontroversial yang selama mengganjal perundingan, termasuk program nuklir Iran, akan ditunda pembahasannya dan akan dibicarakan terpisah dalam waktu 30 hingga 60 hari mendatang.
Mediator Pakistan dan Qatar ikut memfasilitasi proposal baru tersebut. Delegasi kedua negara sedang berada di Teheran untuk membahas rencana perdamaian ini.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengatakan sebagian besar poin kesepakatan damai dengan Iran telah disetujui. Namun ada beberapa detail akhir yang masih dibahas.









