Pilu! 4 Bocah di Ponorogo Tenggelam gegara Kesal Mancing Tak Dapat Ikan, 1 Tewas
PONOROGO, iNews.id – Empat bocah di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur (Jatim) tenggelam di sungai, Minggu (24/5/2026). Insiden tragis ini mengakibatkan satu korban meninggal dunia, satu kritis di puskesmas, dan dua lainnya berhasil selamat.
Isak tangis dan histeris keluarga pecah di lokasi kejadian. Mereka syok berat saat menyaksikan tubuh salah satu anak diangkat dari dasar sungai dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, keempat korban merupakan teman bermain dan bertetangga. Mereka juga satu sekolah yakni kelas 4 Madrasah Ibtidaiyah (MI). Keempatnya diidentifikasi bernama A'lam Fawaid (10), Hasrin, Hanan, dan Ayin, yang semuanya warga Desa Karangjoho, Kecamatan Badegan, Ponorogo.
Peristiwa memilukan ini bermula ketika para bocah tersebut berniat menghabiskan hari libur Minggu dengan memancing bersama di Sungai Kedung Sulur, tak jauh dari rumah mereka.
Lantaran tak kunjung mendapatkan ikan saat memancing, keempatnya memutuskan untuk menceburkan diri dan mandi di sungai. Diduga karena tidak mahir berenang, para korban mendadak terseret arus sungai yang dalam hingga tenggelam.
Di tengah kepanikan, anak-anak tersebut sempat berteriak histeris meminta bantuan. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu langsung berlarian menuju lokasi untuk memberikan pertolongan.
Warga bergerak cepat mengevakuasi para korban. Dari empat anak, korban bernama Ayin berhasil berenang sendiri ke tepi, sementara Hasrin dan Hanan diangkat warga dalam kondisi sekarat.
Tak lama berselang, warga menemukan korban terakhir, A'lam Fawaid, terbenam di dasar sungai. Tragis, saat dievakuasi ke permukaan, nyawa bocah berusia 10 tahun tersebut sudah tidak tertolong.
Petugas Polsek Badegan yang tiba di lokasi langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi mata di sekitar lokasi kejadian.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, penyebab kejadian diduga kuat karena para korban tidak bisa berenang saat mandi di sungai," kata Kapolsek Badegan, AKP Haryono.
Sebagai barang bukti, polisi menyita sejumlah barang milik korban yang tertinggal di pinggir sungai, di antaranya alat pancing dan pakaian.
Jasad korban kini telah diserahkan kepada pihak keluarga yang diselimuti duka mendalam untuk segera dimakamkan. Sementara itu, satu korban selamat masih menjalani perawatan intensif di puskesmas setempat, dan dua lainnya diizinkan rawat jalan. Kasus tenggelamnya bocah ini kini ditangani lebih lanjut oleh petugas Polres Ponorogo.









