Lautan Biru Kepung Kota Kembang, Ribuan Bobotoh Rayakan Hattrick Juara Persib Bandung

Lautan Biru Kepung Kota Kembang, Ribuan Bobotoh Rayakan Hattrick Juara Persib Bandung

Terkini | inews | Minggu, 24 Mei 2026 - 13:24
share

BANDUNG, iNews.id – Kota Bandung benar-benar membiru. Ribuan warga dan elemen suporter Bobotoh tumpah ruah memadati sejumlah ruas jalan protokol sejak Minggu (24/5/2026) pagi. Pesta rakyat ini digelar untuk menyambut parade kemenangan Persib Bandung yang sukses mengunci gelar juara liga untuk ketiga kalinya secara berturut-turut (hat-trick juara).

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme luar biasa di berbagai titik jalur pawai. Massa menyemut mulai dari kawasan Jalan Lembong—tepatnya di sekitar Patung Legenda Persib Ajat Sudrajat—hingga area historis Jalan Asia Afrika dan pusat kota lainnya. Warga dari berbagai daerah bahkan rela datang sejak subuh demi mengamankan posisi terbaik untuk melihat para penggawa Maung Bandung dari dekat.

Menariknya, euforia perayaan juara kali ini tidak hanya didominasi oleh kalangan muda. Parade kemenangan ini bertransformasi menjadi panggung rekreasi keluarga. Banyak orang tua yang memboyong pasangan hingga anak-anak mereka yang masih kecil untuk merasakan langsung atmosfer historis ini.

Salah satunya adalah Irfan Septiana (36), warga Kiaracondong, Kota Bandung. Ia datang bersama istrinya, Dewi, dan sang anak, Zaki (10). Keluarga kecil ini mengaku sudah bersiap di kawasan Jalan Lembong sejak pukul 07.00 WIB demi bisa mengiringi arak-arakan bus pemain menuju titik akhir di Jalan Asia Afrika.

"Tahun lalu saya terpaksa absen karena urusan kerjaan. Jadi tahun ini tidak boleh terlewat. Bagi kami, cinta ke Persib itu tradisi turun-temurun. Sejak Persib buka puasa gelar tahun 2024, lalu juara lagi di 2025, dan sekarang hat-trick di 2026, kami selalu ikut turun ke jalan. Ini sejarah baru yang bikin bangga seluruh warga Jawa Barat," ujar Irfan penuh emosional di dekat Patung Ajat Sudrajat.

Sentimen serupa juga diutarakan oleh pasangan muda asal Batununggal, Raihan dan Syifa. Mereka sengaja merapat ke pusat kota sejak pagi buta untuk menjadi saksi hidup dominasi Persib di kancah sepak bola nasional.

Menurut mereka, momentum ini sudah bergeser dari sekadar selebrasi sepak bola biasa menjadi sebuah momen persatuan nasional bagi warga Bandung. Seluruh lapisan masyarakat melebur dan larut dalam kebahagiaan kolektif yang sama.

Topik Menarik