Valentino Rossi Turun Tangan usai Fabio Di Giannantonio Menang Gila-gilaan di MotoGP Catalunya 2026
BARCELONA, iNews.id – Valentino Rossi sampai turun tangan usai Fabio Di Giannantonio menang gila-gilaan di MotoGP Catalunya 2026. Legenda MotoGP asal Italia itu langsung membujuk Diggia – sapaan Di Giannantonio – agar tidak meninggalkan Pertamina Enduro VR46 Racing Team musim depan.
Fabio Di Giannantonio tampil luar biasa dalam balapan penuh kekacauan di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Spanyol, Minggu (17/5/2026). Pembalap Italia tersebut sukses merebut kemenangan meski mengalami cedera tangan saat lomba berlangsung.
Kemenangan itu terasa spesial bagi Diggia. Sebab, ini menjadi kemenangan keduanya di MotoGP setelah sebelumnya naik podium tertinggi bersama Gresini Ducati di MotoGP Qatar 2023.
MotoGP Catalunya 2026 sendiri berlangsung sangat kacau sejak awal balapan. Diggia sempat terkena serpihan motor akibat kecelakaan antara Alex Marquez dan Pedro Acosta hingga mengalami cedera tangan.
Meski dalam kondisi kesakitan, Diggia tetap melanjutkan balapan. Mental kuat pembalap VR46 itu menjadi sorotan karena dia mampu bertahan di tengah situasi balapan yang penuh tekanan.
Balapan sempat dihentikan sementara setelah insiden Alex Marquez dan Acosta membuat kondisi lintasan tidak aman. Petugas harus membersihkan sisa serpihan motor sebelum lomba dimulai kembali.
Drama kembali terjadi ketika Johann Zarco mengalami kecelakaan hebat di tikungan pertama. Pembalap LCR Honda itu dilaporkan mengalami cedera kaki cukup serius sehingga balapan kembali dihentikan.
Valentino Rossi Langsung Bujuk Diggia
Saat restart terakhir, Diggia langsung tampil agresif mengejar Pedro Acosta yang memimpin balapan. Pembalap Italia itu akhirnya berhasil merebut posisi pertama saat lomba menyisakan tiga putaran.
Valentino Rossi yang menyaksikan langsung dari tepi lintasan langsung bereaksi usai Diggia memastikan kemenangan. Rossi bahkan melontarkan candaan serius terkait masa depan pembalapnya tersebut.
“Apakah kamu yakin ingin meninggalkan kami?” kata Rossi sambil tertawa, dikutip dari Crash, Kamis (21/5/2026).
Ucapan Rossi muncul di tengah rumor kepindahan Diggia ke proyek pabrikan KTM untuk era mesin 850cc mendatang. Performa impresif Diggia musim ini membuat namanya mulai diburu beberapa tim besar MotoGP.
Kemenangan di Catalunya juga menjadi kemenangan pertama Pertamina Enduro VR46 Racing Team sejak Marco Bezzecchi juara di MotoGP India 2023. Selain itu, hasil tersebut menjadi kemenangan perdana VR46 sejak resmi menjadi tim satelit Ducati musim lalu.
VR46 kini mulai menyusun komposisi pembalap untuk musim 2027. Pembalap muda Spanyol Fermin Aldeguer diperkirakan bergabung dari Gresini Racing.
Sementara itu, masa depan Franco Morbidelli masih belum menemui kepastian. Rossi pun menegaskan VR46 ingin tetap memiliki pembalap Italia di tim mereka.
“Kami ingin mempertahankan setidaknya satu pembalap Italia untuk tahun depan karena tim kami selalu berkembang dengan pembalap-pembalap Italia,” ujar Rossi.
“Jadi ada beberapa opsi, beberapa hal yang harus dipahami. Belum ada yang resmi, kita lihat saja nanti,” tuturnya.
Selain Diggia, beberapa nama lain mulai dikaitkan dengan kursi tersisa di VR46 musim depan. Di antaranya Nicolo Bulega, Luca Marini, hingga Celestino Vietti.










