Apriyani/Lanny Tersingkir dari Malaysia Masters 2026, Kewalahan Lawan Pasangan China

Apriyani/Lanny Tersingkir dari Malaysia Masters 2026, Kewalahan Lawan Pasangan China

Olahraga | inews | Kamis, 21 Mei 2026 - 17:42
share

KUALA LUMPUR, iNews.id - Apriyani Rahayu dan Lanny Tria Mayasari tersingkir dari Malaysia Masters 2026 usai kalah dalam duel sengit melawan pasangan China, Chen Fan Shu Tian/Luo Xu Min. Ganda putri Indonesia itu takluk tiga gim pada babak 16 besar.

Bermain di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Kamis (21/5/2026), Lanny/Apriyani kalah dengan skor 10-21, 21-15, dan 17-21. Kekalahan tersebut membuat langkah mereka terhenti di Malaysia Masters 2026.

Pada gim pertama, pasangan Indonesia terlihat kesulitan menghadapi pola permainan lawan. Chen/Luo tampil agresif dengan permainan reli panjang dan pukulan lurus yang membuat Lanny/Apriyani terus tertekan.

Lanny mengakui dirinya dan Apriyani sempat kaget dengan pola permainan pasangan China tersebut. Situasi itu membuat mereka kehilangan banyak poin di awal pertandingan.

“Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera. Di gim pertama kami masih kaget dengan pola permainan lawan yang panjang-panjang lurus dan kami terbawa pola lawan,” ujar Lanny.

“Kami banyak kehilangan poin dan tertekan,” sambungnya.

Masuk ke gim kedua, pasangan Indonesia mulai bangkit. Instruksi perubahan strategi dari tim pelatih membuat permainan Lanny/Apriyani jauh lebih efektif.

Mereka memilih tidak terus mengadu reli panjang dengan lawan. Perubahan pola permainan itu berhasil membuat Apriyani dan Lanny merebut gim kedua dengan skor 21-15.


Apriyani Akui Sulit Mengejar Ketertinggalan

Namun momentum kebangkitan tersebut tidak bertahan lama. Pada gim ketiga, pasangan China kembali tampil menekan hingga membuat Lanny/Apriyani tertinggal cukup jauh.

Lanny mengakui ketertinggalan angka pada awal gim penentuan membuat mereka kesulitan mengejar. Selain itu, lawan memiliki pola serangan pembuka yang sangat baik.

“Di gim ketiga kami tertinggal terlalu jauh dan sulit untuk mengejar,” kata Lanny.

“Keunggulan lawan tadi, mereka memiliki bola pembuka dan sambungan yang cukup bagus,” lanjutnya.

Apriyani juga melihat pasangan China mampu terus menjaga tekanan sepanjang gim ketiga. Meski sempat memahami pola permainan lawan, situasi di lapangan sudah cukup sulit untuk dibalikkan.

“Di pertengahan gim ketiga kami sudah mendapatkan pola mainnya, namun lawan terus menekan dan kami tertinggal cukup jauh,” ujar Apriyani.

Usai tersingkir dari Malaysia Masters 2026, Apriyani dan Lanny langsung menyoroti perlunya evaluasi dalam pola permainan. Mereka ingin tampil lebih taktis pada turnamen berikutnya.

“Evaluasi ke depannya, kami harus punya pola permainan yang lebih taktis,” tandas Apriyani.

Topik Menarik