6 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci, Ini Nama-namanya

6 Jemaah Haji Embarkasi Surabaya Wafat di Tanah Suci, Ini Nama-namanya

Berita Utama | inews | Rabu, 13 Mei 2026 - 15:37
share

SURABAYA, iNews.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya mencatat enam jemaah haji asal Embarkasi Surabaya meninggal dunia di Arab Saudi hingga Selasa (12/5/2026). Selain itu, satu jemaah lainnya wafat saat masih berada di embarkasi sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Mohammad As’adul Anam menyampaikan belasungkawa atas wafatnya para jemaah haji tersebut. Dia memastikan seluruh jemaah yang meninggal telah mendapatkan penanganan dan pendampingan sesuai prosedur.

“Kami menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya para jemaah haji. Semoga seluruh amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Mohammad As’adul Anam dikutip dari iNews Surabaya, Rabu (13/5/2026).

Enam jemaah yang wafat di Arab Saudi berasal dari sejumlah daerah di Jawa Timur dengan penyebab meninggal yang berbeda-beda.

Jemaah pertama yakni Kamariyah Dul Tayib (85), anggota Kloter 8 asal Kabupaten Pasuruan. Dia meninggal di Hotel Maysan Al Harithia Madinah pada 26 April 2026 akibat Acute Respiratory Failure.

Selanjutnya Abd Wachid (71), jemaah Kloter 7 asal Kabupaten Pasuruan yang wafat di RS Al-Noor Makkah pada 7 Mei 2026 karena Septic Shock. Kemudian Fajar Puja Sasmita (53), jemaah Kloter 11 asal Kota Malang meninggal di RS King Faisal Makkah pada 7 Mei 2026 akibat Cardiogenic Shock.

Jemaah lainnya yakni Sibiatun Saji (72), anggota Kloter 33 asal Kabupaten Lamongan yang wafat di Mouwarat Hospital Madinah pada 8 Mei 2026 karena Acute Respiratory Failure. Selain itu, Mustika Rajim Diman (75), jemaah Kloter 47 asal Kabupaten Gresik meninggal di Al Haram Hospital Madinah pada 8 Mei 2026 akibat Cardiogenic Shock.

Kemudian Suyono Reso (58), anggota Kloter 62 asal Kabupaten Jombang wafat di RS King Faisal Makkah pada 9 Mei 2026 karena Cardiogenic Shock.

Sementara itu, satu jemaah lain yang meninggal di embarkasi adalah Tini Atmin (56), jemaah Kloter 43 asal Kabupaten Gresik. Almarhumah meninggal dunia akibat sakit jantung saat menjalani perawatan di RSUD Haji Surabaya.

Di tengah kabar duka tersebut, proses pemberangkatan jemaah haji Embarkasi Surabaya hingga hari ke-22 dilaporkan tetap berjalan lancar dan tertib.

Berdasarkan data PPIH per 12 Mei 2026 pukul 21.00 WIB, sebanyak 30.344 jemaah dan petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci atau sekitar 69 persen dari total rencana pemberangkatan musim haji tahun ini.

Total jemaah dan petugas yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya pada musim haji 1447 H/2026 M mencapai 44.080 orang. Jumlah itu terdiri atas 42.109 jemaah, 464 petugas, 162 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 140 pembimbing ibadah haji dan umrah KBIHU yang terbagi dalam 116 kloter.

Pada 12 Mei 2026, Embarkasi Surabaya kembali memberangkatkan 1.520 jemaah dan petugas dari empat kloter yakni SUB 77, SUB 78, SUB 79 dan SUB 80. Dengan tambahan itu, total jemaah dan petugas yang telah diterbangkan mencapai 30.344 orang dalam 80 kloter.

PPIH Embarkasi Surabaya memastikan seluruh proses pemberangkatan terus dilakukan dengan mengutamakan pelayanan, kesehatan, keselamatan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Topik Menarik